Getah Pinus | Foto Bintorocorp

PM, BLANGKEJEREN – Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Gayo Lues mengaku akan terus melakukan pengawasan terhadap perusahaan yang bergerak di bidang penderesan getah pinus. Selama ini, perusahaan membeli getah pinus dari masayarakat hanya Rp3.000 perkilogram nya.

Ir.Eling Purwanto Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Gayo Lues kemarin mengatakan, berdasarkan yang ditetapkan pemerintah Sumatra Utara (Sumut), harga getah pinus perkilonya Rp12.000 dan harga itu akan disesuaikan setiap tahun berdasarkan harga pasar dunia.

“Rp12.000 perkilo getah pinus itu merupakan standar harga, tetapi kalau harga jual getah pinus di Kabupaten Gayo Lues, bisa saja perusahaan hanya membeli dibawah Rp3000 perkilonya, karena Rp 12 Ribu itu belum termasuk pajak, keuntungan perusahaan dan biaya angkutan ke Medan,” kilahnya.

Meski sudah ada standar harga, Eling berharap perusahaan yang membeli getah pinus dari masyarakat atau sesama perusahaan tidak boleh melakukan menekan harga beli karena dinilai akan menyulitkan masayarakat. Ia meminta, harga jual getah pinus harus berdasarkan harga pasar dan tidak dimonpoli oleh perusahaan.

“Selain melakukan pemantauan terhadap harga jual getah pinus ini, nanti kalau ada masyarakat yang hendak menderes getah juga harus mengetahui kriterial pinus yang sudah bisa di deres, seperti ukuranya sudah besar atau umurnya sudah berumur 13 tahun,” tegas Eling.

[PM006]

Komentar