PM, Banda Aceh – Warga Banda Aceh kembali digegerkan penemuan sekitar 40 kantong jenazah berisi kerangka yang diduga korban tsunami 2014 silam.

Jenazah tersebut ditemukan oleh pekerja bangunan yang sedang membangun komplek perumahan di kawasan Lamseunong, Kajhu, Aceh Besar, Rabu 19 Desember 2018.

Penemuan ini sontak membuat warga sekitar kaget dan berbondong-bondong menggali tanah di area sekitar ditemukannya puluhan jenazah itu.

Kepala Dusun Lamseunong, Nisam mengatakan, awalnya pemilik rumah sedang menggali tanah untuk memperbaiki saluran air. Namun dia terkejut saat menggali menemukan jenazah yang terbungkus plastik hitam.

Semua kerangka yang berbalut plastik hitam lalu dikumpulkan satu per satu dan selanjutnya dikafankan secara islami.

“Kami akan kuburkan kembali di desa kami, ini kan mayatnya sudah tinggal tulang, jadi sulit kita kenali,” kata Nisam kepada wartawan.

Nisam menyebutkan, selama ini di lokasi itu, tidak ada tanda-tanda bahwa ada kuburan massal.

Desa Kajhu, lanjut dia, memang salah satu daerah yang banyak menyisakan korban saat tsunami 2004 lalu. Di samping itu, masih banyak warga sekitar yang belum menemukan jenazah keluarganya saat tsunami dahulu.

Oleh karena itu, warga sekitar banyak yang mendatangi ditemukannya area kuburan massal tersebut. Hingga saat ini, penggalian menggunakan alat berat masih dilakukan. [Viva/dbs]

 

Komentar