Kepala BPKD Aceh Selatan, Diva Sumadra Putra SE.
Diva Sumadra Putra SE. (Foto Ist)

PM, TAPAKTUAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), menaikkan alokasi anggaran untuk program beasiswa mahasiswa berprestasi.

Jika dalam APBK tahun 2017 lalu hanya dialokasikan sebesar Rp 2,3 miliar, dalam APBK tahun 2018 di anggarkan mencapai Rp 2,5 miliar atau mengalami kenaikan sebesar Rp 200 juta.

Beasiswa itu untuk jenjang pendidikan Diploma III (D3), Strata satu (S1) hingga Strata dua (S2) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) tahun 2018.

Kepala BPKD Aceh Selatan, Diva Samudra Putra SE, mengatakan, kebijakan pengalokasian anggaran beasiswa yang terus meningkat dari tahun ke tahun membuktikan bahwa Pemkab setempat sangat serius memajukan sektor pendidikan.

“Dengan harapan semoga para generasi muda jebolan berbagai perguruan tinggi ternama di tanah air yang telah menyelesaikan pendidikan nanti, dapat berkontribusi membangun daerah menjadi lebih maju ke depannya,” kata Diva Sumadra Putra kepada wartawan di Tapaktuan, Minggu (21/1) kemarin.

Bahkan, sambung Diva, jumlah anggaran beasiswa yang telah dialokasikan dalam APBK 2018 sebesar Rp 2,5 miliar tersebut, masih berpeluang akan ditambah lagi disesuaikan dengan jumlah mahasiswa yang akan mengajukan permohonan.

“Jika jumlah mahasiswa yang mengajukan permohonan membludak diluar prediksi sebelumnya, maka kebutuhan anggarannya akan di sesuaikan lagi dalam APBK-Perubahan tahun 2018,” sebutnya.

Menurut dia, agar penyaluran program beasiswa setiap tahunnya benar-benar tepat sasaran, Pemkab Aceh Selatan membagi dalam dua bentuk dalam menyalurkan anggaran beasiswa dimaksud.

Pertama beasiswa untuk mahasiswa D3 dan S1 yang sedang menyusun skripsi. Kedua adalah program beasiswa khusus untuk mahasiswa S2 yang berprestasi.

“Khusus untuk beasiswa S2 Pemkab Aceh Selatan akan menanggung seluruh biaya yang dibutuhkan selama melanjutkan pendidikan ke jenjang strata dua. Namun ada beberapa pertimbangan yakni akan melihat prestasinya, seperti nilai IPK, dan mahasiswa tersebut khusus diambil dari keluarga kurang mampu,” jelas Diva.()

Komentar

AdvertisementPemutihan pajak Kenderaan di Aceh