80 Organisasi Desak Bupati Hentikan Pembukaan Lahan Baru di Aceh Utara

80 Organisasi Desak Bupati Hentikan Pembukaan Lahan Baru di Aceh Utara
Foto ilustrasi: Sindonews

Lhokseumawe – Sebanyak 80 organisasi kepemudaaan, mahasiswa, dan komunitas masyarakat mendesak Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib menghentikan pembukaan lahan baru untuk perkebunan sawit di pedalaman Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Pernyataan sikap itu berlangsung di Gedung Akademik Center Cunda, Kota Lhokseumawe, Minggu (20/1). Pihaknya mengultimatum bupati selama 4 hari untuk menghentikan pembukaan lahan baru tersebut.

“Masalahnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sudah mengeluarkan moratorium kebun sawit tahun 2016 lalu. Sekarang ada pembukaan lahan, ini kan harus ditertibkan. Itu tugas bupati,” sebut Koordinator Mahasiswa Peduli Air, Maimun Saputra.

Dia menyebutkan, jika dalam 4 hari ke depan bupati tidak mengambil sikap, seluruh anggota organisasi itu akan menggelar demonstrasi di Kantor Bupati Aceh Utara di Jalan T Nyak Adam Kamil, Kota Lhokseumawe.

Masyarakat Sawang, Kabupaten Aceh Utara Basri A Gani menyebutkan, pembukaan lahan baru itu berdampak pada banjir besar yang merendam kecamatan itu pertengahan tahun lalu.

“Ini persoalan serius, berdampak pada banjir dan harus ditertibkan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib menegaskan, dirinya sudah mengeluarkan aturan moratorium lahan baru untuk perkebunan sawit di kabupaten itu.

“Itu sudah tegas. Tidak ada lahan sawit baru,” katanya.

Dia menyebutkan, akan mengecek keberadaan pembukaan lahan sawit itu.

”Untuk Sawang itu, saya cek dulu. Nanti saya jawab lagi setelah pengecekan,” pungkasnya.

(Masriadi/Kompas)

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Di Nagan Raya, Ayah Tega Setubuhi Anak Tirinya
Polisi mengamankan tersangka GU yang diduga sebagai pelaku pencabulan dan pelecehan seksual terhadap anak tirinya saat jumpa pers di Mapolres Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Kamis 14 Februari 2019. (Foto Antara)

Di Nagan Raya, Ayah Tega Setubuhi Anak Tirinya

Malim Diwa Urban Wakili Unsyiah Di Shell Eco-Marathon Asia
Rektor Unsyiah, Prof. Salmsul Rizal ketika memberi arahan jelang prosesi pelepasan Tim Mobil Listrik dari Fakultas Teknik Unsyiah, Malem Diwa Urban, ke ajang Shell Eco-Marathon Asia 2019 di Kuala Lumpur, Malaysia pada 29 April – 2 Mei 2019 mendatang. (Foto/Ist)

Malim Diwa Urban Wakili Unsyiah Di Shell Eco-Marathon Asia