Pj Ketua Dekranasda Safriati Ajak Agam Inong Promosikan Potensi Aceh

WhatsApp Image 2024 11 26 at 09.31.17
Penjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Hj, Safriati S.SI, M.Si memberikan sabutan serta menyerahkan Hadiah kepada Agam Inong Aceh Terpilih tahun 2024 pada malam penobatan Agam Inong Aceh tahun 2024 di gedung AAC Dayan Dawod, Sabtu, 23/11/2024. Foto: Biro Adpim

PM, Banda Aceh – Penjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Hj. Safriati, S.Si, M.Si, mengimbau seluruh peserta pemilihan Agam dan Inong Aceh 2024 untuk berperan aktif mempromosikan berbagai potensi Aceh ke kancah nasional maupun internasional. Menurut Safriati, para peserta adalah duta Aceh yang membawa harapan besar dalam memperkenalkan pariwisata, kuliner, dan kebudayaan Aceh.

Potensi Aceh sangat luar biasa, mulai dari pariwisata, kulinernya yang khas dan lezat, hingga kekayaan budaya,” ujar Safriati dalam arahan pada malam penobatan Agam dan Inong Aceh 2024, yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala, Sabtu (23/11/2024).

Agam Muhammad Faiz Alkirami dari Aceh Besar dan Inong Syarifah Qadriah dari Aceh Timur terpilih sebagai pemenang dari 19 duta wisata kabupaten/kota yang berkompetisi. Proses seleksi mencakup karantina, pembekalan materi, hingga penilaian bakat dan intelektualitas para finalis.

Safriati menekankan pentingnya promosi Aceh melalui platform digital. Saya harap Agam dan Inong rutin membuat konten minimal seminggu sekali, mengangkat keunggulan Aceh, dan mengunggahnya di media sosial. Dengan begitu, potensi Aceh bisa diketahui lebih luas,” jelasnya.

Ia juga menyoroti adanya persepsi keliru di kalangan masyarakat luar tentang Aceh sebagai daerah yang menakutkan dan tidak aman karena penerapan syariat Islam. Safriati menegaskan bahwa Aceh adalah daerah yang terbuka dan menghormati keberagaman. Syariat Islam di Aceh sangat menghargai perbedaan. Tugas Agam dan Inong adalah membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat luar bahwa Aceh adalah tempat yang ramah dan aman bagi semua,” tuturnya.

Safriati berharap para duta wisata ini dapat mengubah pandangan negatif dan memperkuat citra Aceh sebagai destinasi unggulan yang kaya akan budaya dan keindahan. Aceh terbuka untuk semua, dan kami ingin masyarakat Indonesia maupun dunia mengetahuinya,” pungkasnya.

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pj Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, mengunjungi salah satu penerima rumah layak huni Pemerintah Aceh guna memferivikasi kelayakan penerima, di Gampong Alue Pande, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya, pada Minggu, (19/1/2025). Foto: Biro Adpim
Pj Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, mengunjungi salah satu penerima rumah layak huni Pemerintah Aceh guna memferivikasi kelayakan penerima, di Gampong Alue Pande, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya, pada Minggu, (19/1/2025). Foto: Biro Adpim

Pj Gubernur Safrizal Verifikasi Penerima Rumah Layak Huni di Aceh Jaya

Sawah Kering, Bupati Abdya Sibuk Plesiran
Petani di Abdya menanam padi di sawah yang kering. [pikiranmerdeka.com | Syahrizal]

Sawah Kering, Bupati Abdya Sibuk Plesiran

Pj Gubernur Safrizal Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Aceh Tamiang
Pj. Gubernur Aceh, Dr. Safrizal, ZA. M. Si didampingi Pangdam IM Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han) dan Kapolda Aceh Irjen Pol. Achmad Kartiko, S.I.K, MH dan Rombongan meninjau tanggul sungai yang jebol diterjang banjir di Desa Muka Sei Kuruk, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 17/10/2024.

Pj Gubernur Safrizal Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Aceh Tamiang