Kejati Terima Penyerahan Tersangka Kasus Korupsi di Simeulue

WhatsApp Image 2021 01 30 at 10 50 43
Kejati Aceh menerima pengembalian kerugian negara sebesar Rp1,4 miliar dalam kasus dugaan korupsi kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan pada Dinas PUPR Kabupaten Simeulue, Jumat (29/1/2021). (Foto/Ist)

PM, Banda Aceh – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Aceh menerima penyerahan tersangka kasus dugaan korupsi kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Simeulue, pada Jumat (29/1/2021).

Pelimpahan perkara tahun 2017 silam itu juga menyertakan barang bukti tahap dua, yakni pengembalian kerugian negara sebesar Rp1,4 miliar.

Untuk diketahui, kasus korupsi ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Simeulue dengan pagu Rp10,7 miliar di Dinas PUPR Kabupaten Simeulue. Hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Aceh, korupsi tersebut merugikan keuangan negara sebesar Rp5,7 miliar.

Kepala Kejati Aceh, Muhammad Yusuf membeberkan, tersangka dalam pelimpahan tahap dua ini berjumlah lima orang, yakni AL, AH, IW, DA dan BF. Mereka dijerat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Untuk saat ini para tersangka telah ditahan di Rutan kelas IIB Kajhu, Kabupaten Aceh Besar,” kata Yusuf. (*)

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IMG 20240823 WA0000
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, resmi mengusung pasangan Bustami - Tu Sop dalam Pilkada Aceh 2024. Penyerahan dukungan dilakukan di kantor DPP PAN di Jakarta, Jumat 23 Agustus 2024. Foto: Pikiran Merdeka.

PAN Resmi Dukung Bustami-Tu Sop dalam Pilgub Aceh 2024

DPRK Banda Aceh Terima Rancangan KUA-PPAS 2021
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menyerahkan dokumen RKUA-PPAS 2021 kepada Ketua DPRK Banda Aceh, Senin (2/11/2020). (Foto/Humas)

DPRK Banda Aceh Terima Rancangan KUA-PPAS 2021