Di Aceh Selatan, 39 Orang Meninggal di Jalan Raya Akibat Kecelakaan

Di Aceh Selatan, 39 Orang Meninggal di Jalan Raya Akibat Kecelakaan
Di Aceh Selatan, 39 Orang Meninggal di Jalan Raya Akibat Kecelakaan

PM, TAPAKTUAN – Sebanyak 42 kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi sepanjang tahun 2017 di wilayah Kabupaten Aceh Selatan. Dari jumlah itu, sebanyak 39 jiwa meninggal dunia (MD).

“Selain meninggal dunia, ada juga korban mengalami luka berat sebanyak 18 jiwa dan luka ringan sebanyak 31 jiwa dengan kerugian material sebanyak Rp 242.000 lebih,” kata Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono ST melalui Kasat Lantas AKP Wiet Dasmara kepada wartawan di Tapaktuan Selasa, (16/1).

Menurutnya, jumlah kasus Lakalantas sepanjang tahun 2017 tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2016 lalu yang berjumlah mencapai 57 kasus. Demikian juga dengan korban yang mengalami luka berat dan ringan termasuk kerugian material yang mencapai Rp 520.000 pada tahun 2016 lalu atau turun hingga 50 persen pada tahun 2017.

Penurunan angka kecelakaan lalulintas tersebut, kata dia, membuktikan telah meningkatnya kesadaran masyarakat Kabupaten Aceh Selatan dalam berlalu lintas yang baik dan benar.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa ini merupakan hasil kerja keras petugas dilapangan yang aktif melakukan sosialisasi secara persuasif melalui pendekatan kepada masyarakat serta turun langsung ke sekolah-sekolah guna mensosialisasikan berkendara yang baik dan benar,” ungkapnya.

Terkait surat tilang, Kasat Lantas menyatakan bahwa sepanjang tahun 2017 Polres Aceh Selatan telah mengeluarkan sebanyak 3.285 set dan terbanyak pada bulan Mei 2017 yakni sebanyak 657 set dan cenderung menurun pada bulan-bulan berikutnya.

“Untuk perolehan denda vonis dari pengeluaran surat tilang sepanjang tahun 2017 mencapai Rp. 140 juta lebih,” pungkasnya. ()

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PELATIHAN TENUN Pelatih pembuatan tenun dari ahli usaha tenun Datok Laksamana, Tanjung Pura Medan Sumatera Utara dengan disaksikan pejabat Disperindagkop dan UKM Aceh Selatan, sedang melatih perempuan setempat membuat sungket tenun motif khas Aceh Selatan di Balai Tenun Desa Arafah, Kecamatan Samadua, Selasa (6/10). Hendrik Meukek.
PELATIHAN TENUN Pelatih pembuatan tenun dari ahli usaha tenun Datok Laksamana, Tanjung Pura Medan Sumatera Utara dengan disaksikan pejabat Disperindagkop dan UKM Aceh Selatan, sedang melatih perempuan setempat membuat sungket tenun motif khas Aceh Selatan di Balai Tenun Desa Arafah, Kecamatan Samadua, Selasa (6/10). Hendrik Meukek.

Sungket Tenun Khas akan Dijadikan Pakaian Aceh Selatan

Bupati Asel Minta Dukungan DPR RI Tolak Tukar Guling Kawasan Hutan
BUPATI Aceh Selatan HT Sama Indra SH menyerahkan cendera mata kepada Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi NasDem Prof Dr Bachtiar Ali seusai membuka acara sosialisasi empat pilar kebangsaan di Gedung Rumoh Agam Tapaktuan, Sabtu (3/10/2015). Hendrik Meukek.

Bupati Asel Minta Dukungan DPR RI Tolak Tukar Guling Kawasan Hutan