Jaksa Tahan Dua Tersangka Korupsi Jembatan Pange

Jaksa Tahan Dua Tersangka Korupsi Jembatan Pange
Jaksa Tahan Dua Tersangka Korupsi Jembatan Pange

PM, LHOKSUKON—Tim penyidik Kejaksaan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi jembatan rangka baja Desa Rayeuk Pange, Kecamatan Pirak Timu, Selasa (29/3/2016) siang. Hingga 20 hari ke depan, kedua tersangka dititipkan di Rutan Lhoksukon.

Dua tersangka itu yakni Direktur PT Putra Aroensa Ibrahim H dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek Edi S.

Kepala Kejaksaan Negeri Lhoksukon, Teuku Rahmatsyah SH MH melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) M Riza menyebutkan, keduanya ditahan setelah dilakukan pemeriksaan untuk melengkapi berkas penyidikan.

“Kedua tersangka resmi ditahan di Rutan Lhoksukon terhitung hari ini hingga 20 hari ke depan. Untuk kasus ini sudah 22 saksi yang diperiksa,” ujarnya.

Ditambahkan, audit kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh baru turun pada awal bulan April 2016. “Proyek jembatan ini bersumber dari dana APBK Aceh Utara tahun 2010 senilai Rp2,8 miliar dengan kerugian negara ditaksir mencapai Rp470 juta,” tandas M Riza.[PM002]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

242 Pejabat Eselon IV Aceh Utara Dilantik
Wakil Bupati Aceh Utara Muhammad Jamil melantik 242 pejabat esalon IV di lingkup Pemkab Aceh Utara.[Pikiran Merdeka | Fahrizal Salim]

242 Pejabat Eselon IV Aceh Utara Dilantik

kasus bom spbe
Polres Lhokseumawe dan Kanit Pidum sedang memperlihatkan Bom Molotov rakitan di ruang kasat Reskrim, Jumat (18/5). Bom molotov itu ditemukan dari lokasi SPBE Lhokseumawe yang diduga dilempar pelakul bernama Liaisal hendri, 30, warga Desa Cot Girek, Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. (Pikiran Merdeka/Feri Fernandes)

Pelempar Bom Molotov SPBE Dibekuk