Boat Pecah Dihantam Ombak, Nelayan Seunuddon Ditemukan Pingsan

Boat Pecah Dihantam Ombak, Nelayan Seunuddon Ditemukan Pingsan
ILUSTRASI

PM, LHOKSUKON – Satu dari dua nelayan tradisional asal Ulee Rubek Barat, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, ditemukan pingsan, setelah boat yang mereka tumpangi pecah dihantam ombak saat mencari ikan di perairan setempat, Kamis (14/9) petang.

Panglima Laot Seunuddon, Amir Yusuf, kepada pikiranmerdeka.co, mengatakan, dua nelayang itu adalah Zainal Abidin (24) dan Maulidan (20). Keduanya selamat setelah berenang dan berpegangan pada papan.

“Zainal Abidin ditemukan pingsan (sekitar pukul 21.30 WIB), di pantai Ulee Rubek Timu, setelah sempat berenang. Dia berpegangan pada papan boat yang pecah usai dihantam ombak,” kata Amir Yusuf.

Sedangkan Maulidan, berpegangan pada badan boat yang hampir tenggelam. Amir Yusuf menjelaskan, boat yang mereka tumpangi dihantam angin dan ombak tinggi sekitar pukul 15.00 WIB sore tadi.

“Keduanya berhasil menyelamatkan diri, meski Zainal Abidin sempat pingsan karena terlalu lelah usai berenang cukup jauh,” demikian Amir Yusuf.()

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minyak CPO Tercecer di Gunung Kapo, Satu Mobil Masuk Parit
Satu unit mobil Carry BL 8202 AB mengalami kecelakaan hingga masuk parit di Gunung Kapo, Kecamatan Trumon, Aceh Selatan, Jumat (4/9). Kondisi ruas jalan turunan dan tanjakan serta berliku di kawasan Gunung Kapo yang dipenuhi ceceran minyak CPO yang tumpah dari mobil pengangkut minyak tersebut, mengakibatkan ruas jalan itu sangat rawan terjadi Lakalantas. (Pikiran Merdeka | Hendri Meukek)

Minyak CPO Tercecer di Gunung Kapo, Satu Mobil Masuk Parit