Albert Einstein
 Albert Einstein
Albert Einstein

Jakarta- Seorang ulama Iran mengklaim Albert Einstein, ilmuan terbesar abad ke-20 yang mengembangkan teori relativitas, adalah seorang muslim Syiah. Ini seperti dilaporkan Radio Israel, kemarin.

Laporan tersebut mengutip video dari Ketua Majelis Ahli Iran, Ayatollah Mahadavi Kani, yang mengatakan ada dokumen bisa membuktikan ilmuwan Yahudi itu memeluk Islam Syiah dan menjadi seorang pengikut Ja’far al-Sadiq, seorang imam Syiah abad ke-8, seperti dilansir surat kabar Haaretz, Sabtu (8/3).

Dalam video itu, Kani menjelaskan ketika Einstein mendengar tentang peristiwa kenaikan Nabi Muhammad, sebuah proses yang lebih cepat daripada kecepatan cahaya, dia menyadari hal ini merupakan gerakan relativitas yang sama dengan apa yang Einstein telah pahami.

“Einstein berkata, ‘ketika saya mendengar tentang kisah Nabi Muhammad dan tentang Ahlul Bait (keluarga nabi), saya menyadari mereka mengerti hal ini jauh sebelum kita,” kata Kani, mengutip perkataan Einstein.

Laporan mengenai Einstein berhubungan dekat dengan Islam juga beredar pada 2012, ketika cucu dari Ayatollah Hossein Borujerdi mengklaim ilmuwan kelahiran Jerman itu berhubungan dengan sang ulama dan telah mengakui Syiah Islam sebagai agama yang paling ilmiah di dunia.

Menurut laporan itu, surat-surat Einstein dengan Ayatollah Borujerdi disimpan dalam sebuah brankas di London.[merdeka.com]

Komentar