PM, LHOKSUKON – Sepuluh desa di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Kamis (17/5) dilaporkan sudah mulai digenangi air akibat meluapnya sungai Keureuto.

“Ada 10 desa di Kecamatan Matangkuli dan tiga desa di Tanah Luas yang mulai digenangi air,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Matangkuli Iptu Sudiya, Kamis (17/5).

Ke 10 gampong yang mulai digenangi air diantaranya Gampong Alue Entok, Tumpok Barat, Hagu, Alue Thoe, Ceubrek Pirak, Lawang, Tanjung Haji Muda, Siren, Meuria dan Gampong Parang Sikureung.

“Saat sekarang ini debit air sedang naik, bahkan akses jalan menuju Gampong Lawang ke Gampong Alue thoe saat sekarang ini sudah tidak bisa dilalui lagi, baik dengan ranmor roda dua dan roda empat,” kata Kapolsek.

Tambahnya, warga sudah mulai memindahkan barang-barang peralatan rumah tangga dan hewan ternaknya ke tempat yg lebih tinggi. Ketinggian air rata-rata mencapai 40 – 60 Cm, namun di Gampong Lawang dan Gampong Alue Tho ketinggian air telah mencapai 1 meter.

“Warga untuk saat sekarang ini masih bertahan dirumah masing-masing dan belum ada yang mengungsi.” pungkas Iptu Sudiya Karya

Dikutip tribratanews, Gampong Serba Jaman Baro, Tanjong Mesjid dan Gampong Meunasah Blang di Kecamatan Tanah Luas juga digenangi air dengan ketinggian 20 hingga 40 cm. Personel kepolisian masih terus memantau perkembangan terkini di lokasi meluapnya air guna menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.()

Komentar

AdvertisementPemutihan pajak Kenderaan di Aceh