PM, MEULABOH – Kurun waktu 10 tahun, Organisasi Smile Train berhasil melakukan operasi terhadap ribuan balita penderita bibir sumbing di Aceh. Mayoritas dari penerima manfaat secara cuma-cuma itu ialah masyarakat pelosok dan kurang mampu.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Smile Train Provinsi Aceh, Rahmad Maulizar, usai kegiatan Coffe Morning yang digelar di Zaky Kupi Meulaboh, Selasa (13/3). Kegiatan ini sekaligus dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Kodim 0105/Aceh Barat, yang telah berkontribusi memfasilitasi operasi bibir sumbing bagi masyarakat kurang mampu di kabupaten wilayah kerjanya.

Dirinya menjelaskan, operasi 4000 balita sejak tahun 2008 hingga 2017 lalu telah dilakukan oleh tim dokter Smile Train Aceh, yang dipimpin oleh dr. Muhammad Jailani SpBP RE, di Rumah Sakit (RS) Malahayati Banda Aceh berupa operasi terhadap bibir sumbing dan celah langit-langit.

“Operasi itu diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun dari pihak keluarga pasien, dimulai sejak awal operasi hingga selesai,” ujarnya.

Dikatakan, sebagai organisasi sosial Smile Train dalam mencari pasien menerapkan prinsip jemput bola, yang mana, lanjut Rahmat, pihak Smile Train akan mendatangi alamat calon pasien yang menderita bibir sumbing di mana pun keberadaannya.

“Kita dapat informasi ada penderita bibir sumbing, setelah mendapat alamat lengkap kita datang ke rumahnya walau jarak di pelosok sekalipun, kemudian kita pastikan dulu kondisi dan umurnya sudah layak untuk di operasi atau belum,” jelasnya.

Jika sudah layak, kata Rahmat maka calon pasien akan didaftarkan untuk segera dilakukan operasi gratis yang di fasilitasi Smile Train.

Rahmat menuturkan, pasien yang selama ini didominasi oleh Balita itu dilakukan tanpa syarat administrasi yang memberatkan keluarga pasien. Selain itu, Smile Train juga bermitra dengan berbagai lembaga baik secara lokal, nasional hingga internasional untuk mendukung pelaksanaan operasi bibir sumbing.

“Seperti Kodim 0105/Aceh Barat juga telah menfasilitasi 8 orang penderita bibir sumbing untuk di operasi di Banda Aceh, kita menerima semua pihak yang ingin bekerjasama, selama itu demi kepetingan orang banyak,” tuturnya.

Dirinya pun menghimbau kepada masyarakat, jika ada keluarga dan sanak saudara yang menlihat dan menderita bibir sumbing, untuk dapat menghubungi pihaknya agar di fasilitasi untuk mendapat operasi secara gratis.

“Tersenyumlah anak Aceh, itu menjadi target kita, tidak adalagi penderita bibir sumbing di Aceh dan Indonesraia,” tandasnya.()

Komentar

Daftar Caleg Sementara Anggota DPRK Aceh Jaya Pemilihan Umum Tahun 2019