Inspektur Inspektorat Kota Subulussalam, Elviandi Rusdy, Ph.D. (Foto/Ist)

PM, Subulussalam – Aset Pendapa Walikota Subulussalam senilai 1,5 miliar lebih tidak ditemukan di tempat. Hal itu disampaikan Inspektur Inspektorat Kota Subulussalam, Elviandi Rusdy kepada wartawan, Kamis (23/5).

Hal itu menjawab konfirmasi soal kekosongan beberapa aset Pendopo Walikota pasca berakhirnya masa jabatan Merah Sakti sebagai Walikota, yang digantikan oleh Affan Alfian Bintang yang sekaligus sebagai penghuni resmi yang menempati pendopo tersebut.

Berdasarkan hasil inventarisir sementara, di antara aset yang terdata sebagai inventaris daerah, dari total 15 unit televisi, sebanyak 14 unitnya tidak lagi berada di tempat.

“Yang ada hanya tinggal satu,” kata Elviandi.

Kemudian, sound system di ruang karaoke dan ruang serbaguna juga tidak ditemukan, sama halnya dengan peralatan dapur, gorden dan spring bed yang juga tidak lagi ada di tempat.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan di pendopo. Ada sejumlah barang milik daerah tidak kita temukan di pendopo. Berdasarkan hitungan sementara sesuai nilai anggaran pada saat itu sebesar 1,5 miliar lebih,” kata Sekretaris Inspektorat, Sufni yang juga turut mendampingi Inspektur menjawab pertanyaan wartawan.

Pihaknya memperkirakan bahwa setidaknya ada 50 persen barang di pendopo tidak temukan dari yang terdata sebagai inventaris daerah. Namun karena masih sedang dalam pemeriksaan, Elviandi belum dapat merilis secara detail jumlah nilai aset keseluruhan termasuk jenis-jenis asetnya.

“Itu hasil pemeriksaan sementara saja. Nanti lebih mendalam kami akan memeriksa Bagian Umum Setdako Subulussalam selaku penanggung jawab aset tersebut untuk mengkonfirmasi tentang keberadaan aset tersebut, rusak kah atau hilang,” ungkap Elviandi.[]

Reporter: Nukman Suryadi Angkat

Komentar

AdvertisementIklan Selamat Hari Raya Idul Adha BPKA