Koordinator Malam Amal Rohingya Muhaddzier M Salda menerima sejumlah sumbangan dari Rahmat, perwakilan dari RS Karyawan Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau Palembang, Selasa (26/5/2015) malam. (FOTO YUSRI MANTONG)

PM, Banda Aceh – Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan kepada pengungsi muslim Rohingya yang diselamatkan nelayan Aceh selama dua pekan terakhir, karyawan Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau, Sumatera Selatan menyumbang sejumlah uang pada acara Malam Amal Rohingya yang diselenggarakan oleh pegiat seni lintas komunitas, Seuneubok Seni, Selama malam, (26/5/2015). Sumbangan diberikan oleh Rahmat (64) warga Lamdingin. Banda Aceh.

Penyerahan uang dengan total Rp5 juta diterima langsung oleh Koordinator Panitia Malam Amal Rohingya, Muhadzdzier M. Salda di sela-sela pagelaran acara. Dalam sambutannya, Rahmat menyampaikan uang sumbangan tersebut diamanahkan oleh kerabatnya di Lubuklinggau Sumatera Selatan, untuk diberikan kepada para pengungsi Rohingya.

“Dulu ketika masih muda, saya sempat merantau ke Lubuklinggau sana. Hingga sampai saya pulang lagi ke Aceh, saya tetap berhubungan dengan para kerabat di sana. Jadi ketika kabar para pengungsi muslim Rohingya santer diberitakan media massa, kerabat di sana yang kebetulan bekerja di RS AR Bunda menghubungi saya, bahwa para karyawan tempatnya bekerja telah mengumpulkan uang sejumlah Rp5 juta untuk disumbangkan kepada para pengungsi Rohingya,” ungkap Rahmat.

Rahmat menjelaskan, alasan ia menyerahkan sumabangan tersebut pada Malam Amal Rohingya, karena ia tidak mampu menyerahkan secara langsung ke tempat pengungsian. “Karena saya sudah tua, amanah ini saya serahkan kepada yang muda-muda, untuk kemudian diteruskan kepada para saudara muslim Rohingya. Kita berharap bentuk solidaritas yang telah ditunjukkan oleh para kerabat di Palembang, juga solidaritas kita semua di sini menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ujarnya lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Koodinator Panitia Malam Amal Rohingya, Muhadzdzier M. Salda mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Rahmat dan juga kepada karyawan RS AR Bunda lubuklinggau di Palembang yang telah mempercayakan pihaknya sebagai pengemban amanah amal tersebut. “Tentu saja ini salah satu amanah yang harus kami jaga dan akan kami teruskan untuk bisa diterima oleh para pengungsi Rohingya,” ujarnya.

Seuneubok Seni sebagai penyelenggara Malam Amal Rohingya adalah perkumpulan tak terikat lintas komunitas di Banda Aceh yang merespon isu-isu sosial di Aceh dalam bentuk acara pentas seni. Seuneubok Seni pada even amal kali ini menghimpun komunitas di Banda Aceh, di antaranya: Desain Grafis Aceh, Komunitas Kanot Bu, QIU Management, Komunitas Tikar Pandan, KaosMaop, Nyanban Kaos, Bandarbuku, Komunitas Jeuneurob, FLP Banda Aceh, geulanceng, Bujroe, Aceh Blogger, acehclothing.com, insta_aceh, 94.5 Three FM, Komunitas Kompasianer Aceh (KKA), AtjehLINK.COM, sumberpost.com, acehnews.net, acehkita.com, Haba Cafe dan PAGE GRAFIKA.[]

Komentar