IMG 20210413 WA0054 min min
Dakwah Daiyah Ramadhan diresmikan, Selasa (13/4/2021) di Masjid Oman Al-Makmur Lampriet Banda Aceh. [Dok. Ist]

PM, Banda Aceh – Selama bulan puasa Ramadan 1442 H, Pemerintah Banda Aceh melalui Dinas Syariat Islam (DSI) menyelenggarakan kegiatan Dakwah Daiyah Ramadan.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman meminta DSI menurunkan para daiyah ke seluruh gampong menyampaikan dakwah untuk kalangan muslimah, yakni kalangan ibu-ibu dan remaja putri.

Dakwah Daiyah Ramadhan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Selasa (13/4/2021) di Masjid Oman Al-Makmur Lampriet Banda Aceh.

“Kegiatan ini dalam rangka membangun semangat, syiar dan dakwah kaum ibu-ibu di Kota Banda Aceh agar selama bulan suci ramadhan mendapatkan asupan kajian keagamaan yang memadai,” ujar Aminullah saat membuka acara ini.

Kegiatan Dakwah Daiyah Ramadan dianggap salah-satu upaya Pemko memanifestasikan pilar agama sebagai salah-satu bidang yang menjadi prioritas pembangunan di Kota Banda Aceh.

“Kita senantiasa terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia Banda Aceh agar memiliki dasar yang kuat lewat pengetahuan Islam,” tambahnya.

Aminullah juga berharap, Dakwah Daiyah Ramadan diharapkan mampu menekan kasus kenakalan remaja di Banda Aceh. Karena para peserta kegiatan ini adalah kaum ibu yang diharapkan mampu membimbing anak-anaknya dengan ilmu dan pengetahuan yang didapatkan dari para penceramah.

Plt Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Ridwan menyatakan bakal menurunkan 18 daiyah ke gampong-gampong untuk memberikan materi dakwah pada kegiatan Dakwah Daiyah Ramadan.

Tema yang diusung yakni ‘Meningkatkan Spiritualitas Perempuan dalam Membina Keluarga’.

“Kita ingin perempuan memiliki kepekaan spiritual terhadap pembinaan keluarga. Jangan sibuk dengan diri sendiri, sibuk dengan HP sehingga lupa dengan tugas pokok yaitu mendidik anak dan keluarga,” kata Ridwan.

Ia berharap dengan program ini ada penguatan dari kaum perempuan terhadap perannya sebagai ibu, yang dalam Islam disebut sebagai ‘Madrasatul Ula’, yakni madrasah pertama bagi anaknya.(*)

Komentar