Porwil IX Sumatra, Cabang Renang Tambah Dua Medali

Porwil IX Sumatra, Cabang Renang Tambah Dua Medali
Bendahara KONI Aceh bersama peraih medali emas dari cabang renang di ajang Porwil. |Ist

*Jajikan pembinaan ke Jerman

PM, Sungailiat – Di cabang renang, Aceh kembali berhasil menambah koleksi dua medali, yaitu satu perak dan satu perunggu. Kali ini dari nomor 100 meter gaya dada yang mendapatkan medali perak oleh Vanesa Febiola dengan catatan waktu 1:04:61 detik. Sedangkan medali perunggu diraih oleh Giorgina Garcia di nomor yang sama dengan catatan waktu 1.05.61 detik.

Pertandingan cabang renang dilansungkan di arena Kolam Renang Loka Tirtra, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Sejauh ini kita telah berhasil mengumpulkan satu medali emas, dua perak dan 3 perunggu,” kata DR. Hajidin DR. Hajidin, M.Pd, Ketua Harian Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Aceh.

“Amatan kami, kita masih berpeluang untuk meraih medali emas, perak maupun perunggu hingga selesainya pertandingan nanti. Insya Allah target Pengprov renang Aceh akan terpenuhi berkat doa dan dukungan kita semua,” kata Ahyar, pendamping kontingen renang dari KONI Aceh, yang juga wakil ketua Pembinaan prestasi (Binpres) KONI Aceh.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Aceh, Muslim Aiyub mengatakan, sejauh ini ia mengaku cukup puas dengan hasil yang dicapai tim renang asuhannya tersebut.

“Atlet yang berhasil meraih medali di Porwil Sumatera IX ini akan dilakukan pembinaan di Jerman sejak bulan Januari 2016 nanti dalam rangka persiapan PON 2016 di Jawa Barat,” kata Muslim menjanjikan. [PM006]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

1314058 720
Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko (tengah) saat konferensi pers pengungkapan kasus narkotika jenis sabu jaringan Malaysia-Indonesia dengan total barang bukti mencapai 180 kilogram di Polda Aceh, Rabu, 26 Juni 2024. Dok Humas Polda Aceh

Polda Aceh Tangkap Penyelundup 180 Kilogram Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia

Ant Penyelidikan Perdagangan Imigran Rohingya Aceh 1 jpg
Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh menginterogasi pengungsi Rohingya (tengah) didampingi penerjemah (kanan) di Kota Banda Aceh, Aceh, Kamis (14/12/2023). Polresta Banda Aceh telah memeriksa 11 orang pengungsi Rohingya, yang terdampar pantai Lamreh Kabupaten Aceh Besar pada 10 Desember 2023, terkait dugaan perdagangan orang. ANTARA/Irwansyah Putra

Polresta Banda Aceh: Jaringan Penyelundupan Rohingya Libatkan Warga Lokal di Tiga Provinsi