PM, Meureudu—Kabupaten Pidie Jaya membutuhkan penambahan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), karena selama ini kouat sekolah itu menurut Kemendiknas belum mencukupi. Demikian kata Kepala Dinas Pendidikan Pidie Jaya Ridwan M Ali, Selasa (15/5).
Ia menyebutkan, saat ini Pidie Jaya memiliki tiga unit SMK dengan jurusan tersedia: mesin, tata boga, manajemen, jaringan komputer, pertanian dan kelautan. Ketiga SMK itu masing-masing di Kecamatan Ulee Gle, Bandar Baru, dan Trienggadeng.
“Selain itu kami juga sedang membangun satu SMK swasta di Ulim, khusus jurusan peternakan dan perkebunan,” sebutnya.
Sesuai dengan peraturan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), lanjutnya, setiap kabupaten/kota idealnya memiliki 60 SMK dan 40 SMA. “Namun mengingat wilayah yang tidak terlalu luas, kita hanya membutuhkan penambahan beberapa unit saja,” terangnya.
Menurutnya, pertimbangan penambahan sekolah kejuruan di Pidie Jaya disebabkan saat ini 3 sekolah tersedia tak mampu lagi menampung jumlah siswa yang ingin melanjutkan pendidikannya.
Kata dia, animo siswa ke SMK setiap tahunnya meningkat. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkat jumlah siswa yang mendaftar setiap tahunnya.
“Bahkan ada beberapa jurusan yang jumlah siswanya sangat banyak. Kita berharap penambahan sekolah akan segera terealisasi,” katanya. Ia juga mengharapkan pemerintah dapat segera menambah sarana praktek siswa di SMK yang sudah ada.[zal]
Belum ada komentar