Produk topi motif Aceh yang di jual di Asia Mart.
Produk topi motif Aceh yang di jual di Asia Mart. (Foto/Ist)

PM, Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh mengajak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memasarkan produknya di Asia Mart.

Asia Mart merupakan asosiasi yang menampung produk-produk pelaku usaha mikro, didirikan oleh Asosiasi Saudagar Industri Aceh (ASIA).

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh, M Nurdin mengatakan, Asia Mart menjadi wadah lokal yang sangat potensial untuk membantu pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

“Mereka telah memiliki kreatifitas yang cukup tinggi untuk membantu UMKM di Banda Aceh,” kata Nurdin, Jumat (6/11/2020).

Berita Terkait: 30 Perajin Kreatif di Banda Aceh Ikuti Pelatihan Bordir

Produk-produk pelaku usaha mikro khususnya di Kota Banda Aceh, ujar Nurdin, bakal dipasarkan secara kreatif hingga ke tingkat internasional.

“Ada sebanyak 750 lebih produk UMKM yang ditawarkan, sekitar 85 persen produk tersebut milik UMKM Kota Banda Aceh dengan berbagai jenis produk mulai dari sembako, kopi, produk kerajinan dan lain-lain,” ujarnya.

Nurdin menilai, produk yang dipasarkan di Asia Mart juga memiliki kualitas yang standar dengan harga yang sangat terjangkau.

Berita Lainnya: Begini Cara Mendaftar Bantuan Usaha UMKM

“Harganya sangat terjangkau, sesuai harga pasar, bahkan ada yang di bawah harga pasar, terutama sembako,” ujarnya.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dalam kesempatan itu berharap Asia Mart dapat membantu ekonomi kreatif di Kota Banda Aceh.

“Asia Mart ini merupakan tempat usaha yang pertama kali menampung hasil ekonomi kreatif di Banda Aceh,” kata dia.

Aminullah juga sempat berbelanja produk lokal yang dipasarkan di Asia Mart seperti keripik, madu, kopi dan lainnya. Tak hanya itu, supermarket yang terletak di Jalan Prof Ali Hasyimi, Pango ini juga menghadirkan model pemasaran produk dengan menyediakan jasa antar hingga ke rumah. []


Reporter: Cut Salma

Komentar