PM, Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan), akan mengembangkan 1.000 hektare tanaman lada di seluruh kecamatan di daerah tersebut pada tahun 2018 mendatang.

“Tahun depan kita akan mengembangkan tanaman lada yang berkualitas tinggi,” kata Mahyuddin, Kepala Bidang Perkebunan Distanpan Kabupaten Abdya kepada media ini Senin (11/12) kemarin.

Menurut dia, ada dua jenis lada yang akan dikembangkan di wilayah tersebut yakni lada biasa dan lada perdu. “Masing-masing 500 hektare lada biasa dan 500 hektare lagi lada perdu,” sebutnya.

Mahyuddin menambahkan, selain mengembangkan lada, pihaknya juga mengembangkan sekitar 100 hektare tanaman jernang. “Selama ini masyarakat Aceh pada umumnya dan Abdya khususnya tidak begitu mengetahui manfaat tanaman jernang terutama buahnya. Padahal untuk kesehatan sangat bermanfaat,” kata Mahyuddin.

Selama ini, pohon buah jernang sering dimanfaatkan untuk diambil getahnya saja. Padahal buah unik ini juga sudah termasuk sebagai buah ekspor yang harganya cukup mahal.

“Buah jernang sebelumnya hanya bisa ditemukan di kawasan Kalimantan dan juga Sumatera. Maka tak heran jika buah ini disebut sebagai salah satu buah yang cukup langka,” katanya seraya mengatakan sekitar 300 hektare kopi juga dikembangkan di daerah itu.()

Komentar