IMG 20201123 WA0005
Ketua DPD GOPTKI Aceh, Safrida Yuliani, membuka Rapat Koordinasi Daerah GOPTKI Se-Aceh Tahun 2020, di Hotel Oasis Banda Aceh, Senin, (23/11/2020). (Foto/Humas)

PM, Banda Aceh – Setiap sekolah dan yayasan harus dibina agar mampu memberikan standar pelayanan yang maksimal bagi peserta didiknya. Karena itu, peran Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI) sebagai wadah penyelenggara taman kanak-kanak sangat krusial dalam hal ini.

Ketua DPD GOPTKI Aceh, Safrida Yuliani menyatakan komitmennya untuk membantu pemerintah menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas sejak dini.

“Peran itu melalui pemberian pembinaan bagi sekolah atau yayasan yang menyelenggarakan pendidikan usia dini atau taman kanak-kanak,” kata Safrida saat membuka Rapat Koordinasi Daerah GOPTKI Se-Aceh Tahun 2020, di Hotel Oasis Banda Aceh, Senin lalu (23/11/2020).

Safrida menjelaskan, layanan pendidikan pada usia dini tidak boleh diabaikan, sebab pendidikan pada tahapan tersebut sangat menentukan perkembangan dan keberhasilan anak di masa depan.

“Dengan adanya Paud diharapkan anak akan tumbuh dan berkembang dengan identitas diri yang kuat sehingga inilah yang menyebabkan perlu perhatian yang begitu besar dari pemerintah dan juga GOPTKI guna mencetak generasi unggul masa depan,” ujar Safrida.

Sementara itu, Ketua Panitia Rapat Koordinasi Daerah GOPTKI Se-Aceh, Nurjannah, mengatakan, Rakor tersebut digelar guna meningkatkan kualitas dan kapasitas pengurus GOPTKI di seluruh Aceh. Dengan demikian, kualitas layanan pendidikan anak usia dini dapat meningkat seiring adanya pembinaan dari para pengurus GOPTKI.

Ia menyebutkan, Rakor tersebut diikuti 46 orang peserta. Setiap DPC GOPTKI kabupaten/kota diwakili oleh dua orang peserta. Pembiayaan Rakor tersebut didanai dengan APBA melalui Dinas Pendidikan Aceh.

“Harapan saya kepada para Ketua DPC GOPTKI kabupaten/kota agar dapat berpartisipasi aktif dan berdiskusi langsung dengan narasumber agar adanya ketertarikan hubungan dan memperoleh ilmu dalam rangka peningkatan mutu pendidikan PAUD atau TK,” kata Nurjannah. (*)

Komentar