PM, Suka Makmue – Kepemimpinan Partai Aceh (PA) di Nagan Raya, terpecah menjadi 2 versi. Sinyalemen perpecahan ini terlihat dari adanya saling klaim dua kubu PA di wilayah itu.

Untuk versi pertama, berdasarkan mandat Muswil PAW yang dilaksanakan akhir 2017 lalu terpilih Chalidin Oesman sebagai ketua DPW PA Nagan Raya.

Baca: Saling Klaim Miliki Mandat DPA PA, Dua Kubu PA/KPA Nagan Raya Nyaris Bentrok

Sementara versi lainnya, mengungkapkan hasil Muswil dibatalkan karena batas waktu tim formatur lebih dari 30 hari, dan DPA PA memberikan mandat kepada Tgk Samsuar alias Wan Malaya sebagai ketua DPW PA Nagan Raya.

Saling klaim miliki surat mandat Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA) antar dua kubu Partai Aceh/Komite Peralihan Aceh (PA/KPA) Nagan Raya ini, bahkan nyaris bentrok Kamis (18/1) kemarin.

Saling klaim itu terjadi saat diadakan konferensi pers PA/KPA Nagan Raya versi Tgk Samsuar atau akrab disapa Wan Malaya, pagi kemarin di Nagan Raya. Beruntung, personil keamanan yang bersiaga di lokasi berhasil mengamankannya.

Terkait dengan kisruh di tubuh Partai Aceh Nagan Raya, juru bicara DPA PA Adi Laweung saat dikonfirmasi pikiranmerdeka.co, Jumat (19/1) mengatakan belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

Kata dia, DPA PA pusat dalam waktu dekat akan melakukan rapat guna menyelesaikan polemik tersebut.

“Untuk PA Nagan Raya no coment. Nantilah ya kami di pusat duduk musyawarah dulu, hasilnya akan disampaikan kembali,” jawab Adi Laweung singkat.()

Komentar