WhatsApp Image 2021 03 25 at 06 41 23
Pembukaan pameran lukisan di Museum Aceh. [Dok. Ist]

PM, Banda Aceh – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui UPTD Museum Aceh mengadakan pameran lukisan dari beberapa maestro dengan beragam tema, jenis dan karakter lukisan dengan latar belakang agama, sosial budaya, politik dan ekspresionisme.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin, saat membuka kegiatan pameran tersebut, Rabu (24/3/2021) menyampaikan pameran lukisan senantiasa menarik perhatian karena menyajikan berbagai bahasa ekspresi yang mengandung nilai-nilai artistik dan estetika.

“Pameran lukisan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas pada nilai keindahan,” ujar Jamaluddin.

Lebih lanjut, kata Jamaluddin, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan suatu dialog terhadap karya-karya yang dipamerkan, menggugah insting interpretasi dan saling pengertian antara kreator/seniman dengan pengunjungnya pada pameran.

“Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak yang terlibat, semoga pameran lukisan ini dapat terlaksana dengan lancar dan sukses,” pungkasnya.

Kepala UPTD Museum Aceh. Mudha Farsyah menyebutkan, karya-karya pelukis tersebut merupakan koleksi pilihan dari Museum Aceh yang dipamerkan.

“Dengan penyelenggaraan pameran ini kami berharap peran museum sebagai media edukasi betul-betul dapat dirasakan oleh publik,” kata Mudha.

Kegiatan ini dilaksanakan 24-30 Maret 2021 dengan mengusung tema ‘Menyingkap Pesan dalam Goresan’ ikut menampilkan 28 karya pelukis Aceh dan nasional di ruang temporer Museum Aceh.

Selain itu, dalam waktu yang bersamaan juga turut digelar lomba lukis tingkat SMA/sederajat yang mengangkat tema ‘Menjaga Warisan dan Pusaka Aceh dengan Berkarya’.

Lomba lukis yang digelar sehari penuh ini juga langsung diumumkan pemenang, yakni Ade Maisura (SMAN 5 Banda Aceh), Felicia Gavrila Darwin (SMA Methodist), Ramli (SLB-B YPAC), Haybah Shabira (MAN 2 Banda Aceh), Ujia Makruf (SMAN 1 Indrapuri), dan Siska Agustina (SMA Katolik).(*)

Komentar