PM, Pidie Jaya – Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pidie Jaya, Ramli, memutuskan untuk mundur dari kepengurusan dan kader partai. Keputusan pengunduran diri tersebut diambil, menyusul dirinya merasa dizalimi petinggi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Aceh.

“Pengunduran diri saya sebagai kader dan sekretaris DPC partai Demokrat Pidie Jaya, karena jabatan saya dicopot tanpa ada pemberitahuan, tanpa surat teguran, dan tanpa pemanggilan guna dimintai klarifikasi yang saya perbuat. Pencopotan ini merupakan penzaliman bagi saya orang yang lemah ini,” kata Ramli kepada sejumlah wartawan, Kamis (28/6).

Padahal menurutnya, selama 11 tahun dirinya menjadi kader partai Demokrat, ia telah menjalan tugas dan amanah partai sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai berlogo bintang mercy tersebut.

“Saya telah melaksanakan seluruh perintah partai, baik perintah langsung dari bapak ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, maupun tugas yang disampaikan ketua DPD Provinsi Aceh, bapak Nova Iriansyah Nurdin,” ujarnya.

Disebutkan, pengunduran dirinya sebagai pengurus serta kader Demokrat Pidie Jaya juga disusul oleh lebih dari 25 pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) tiga kecamatan di Pidie Jaya, yang ikut mengundurkan diri. Ketiga DPAC itu seperti Trienggadeng, Ulim dan Pante Raja.

“Bahkan bakal caleg dari dapil 4, yang dari pengurus Demokrat, semua juga ikut mengundurkan diri,” paparnya. []

Reporter: Nurzahri

Komentar