Mensos Tri Rismaharini

PM, Banda Aceh – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengarahkan agar penyaluran bantuan sosial (bansos) di Aceh dapat diselesaikan dengan cepat meskipun kondisi geografis daerah tersebut menjadi salah satu kendala. Arahan itu disampaikan Mensos Risma ketika melakukan rekonsiliasi data penyaluran bansos yang dilaksanakan di Kota Banda Aceh, Kamis, 2 September 2021.

Mensos Tri Rismaharini juga meminta PT Pos Indonesia untuk membantu penyaluran bantuan yang tidak terdistribusi karena kondisi sulit. Dia menginstruksikan PT Pos untuk segera mengantarkan langsung Bansos kepada KPM bersama pihak BSI dan Dinas Sosial.

Selain itu, ia mengatakan untuk KKS yang tidak terdistribusi karena beberapa kendala seperti tidak layak ataupun tidak ada ahli waris agar segera diselesaikan. Kemudian bagi KKS yang tidak terdistribusi karena tidak bisa ditemukan agar segera koordinasi dengan Dukcapil, karena menurutnya data penerima ini sudah sama dengan data Ditjen Dukcapil Kemendagri.

Selanjutnya saat pembahasan Penyaluran Bantuan Sosial Tunai, Menteri Sosial meminta kepada PT. Pos Indonesia jika 2.755 KPM yang gagal salur dari ke 5 Kabupaten/Kota tersebut supaya dibuka pemblokirannya agar KPM tersebut mendapatkan bantuannya jika sudah selesai pemeriksaan kembali antara Dinas Sosial dan PT. Pos Indonesia cabang setempat.

Rekonsiliasi data tersebut diikuti oleh Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Dinas Sosial Kabupaten Aceh Barat, Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar, Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Dinas Sosial Kabupaten Pidie, serta BSI dan PT Pos Indonesia.

Dalam rekonsiliasi tersebut Mensos Tri Rismaharini turut membahas tentang penyaluran Program Sembako mulai dari distribusi hingga pemanfaatan bantuan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) pada periode Juli hingga September.

Dari rekonsiliasi data tersebut diketahui pencairan Bansos di Banda Aceh mencapai 95% atau sekitar 5.977 KPM, Aceh Barat mencapai 93% atau sekitar 10.948 KPM, dan Aceh Besar mencapai 89% atau sekitar 21.931 KPM.

Selanjutnya penyaluran Bansos di Bireuen sudah mencapai 96% atau sekitar 29.814 KPM, dan Pidie 94% atau sekitar 34.697 KPM.

Sedangkan jumlah KKS yang tidak terdistribusi kepada KPM di Banda Aceh sekitar 121 KKS, Aceh Barat sekitar 76 KKS, Aceh Besar sekitar 565 KKS, Bireuen sekitar 133 KKS, dan Pidie sekitar 478 KKS.

Sebelumnya diberitakan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyorot sisa beras yang belum disalurkan untuk 45 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Aceh. Sisa beras tersebut saat ini masih berada di Kantor Pos dan diharapkan segera disalurkan dalam waktu empat hari mendatang.

Terkait sisa beras untuk 45 ribu KPM ini diketahui berdasarkan hasil rapat bersama Kepala Perwakilan BPKP Aceh Indra Khaira Jaya dengan Kepala Dinas Sosial Aceh, Kakanwil Bulog, SPI Bulog dan Kepala Kantor Pos Banda Aceh seperti siaran resmi yang ditayangkan BPKP Perwakilan Aceh, Kamis, 26 Agustus 2021.

Baca: Pemerintah Belum Salurkan Sisa Beras untuk 45 Ribu KPM di Aceh?

Dalam rapat tersebut, Kepala BPKP Aceh berharap Kadinsos, Kakanwil Aceh, dan Kepala Kantor Pos Aceh dapat mencari solusi agar penyaluran sisa beras untuk 45 ribu KPM tersebut dapat segera diselesaikan.[]

Komentar