PM, Banda Aceh – Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh (BPNB) menerima delapan mahasiswa praktek magang dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Sejarah USM selama tiga minggu penuh dikantor setempat, Gampong Mulia, Banda Aceh, Senin (11/3).

Pelaksanaan praktek magang tersebut diterima langsung Kepala BPNB, Iriani Dewi Wanti dan Kasubaq TU.

Kepala BPNB Aceh, Iriani Dewi Wanti, mengatakan penerimaan praktek magang tersebut atas dasar kerja sama antara USM dengan pihaknya beberapa bulan yang lalu, sehingga para mahasiswa tersebut diijinkan melaksanakan magang di lembaga lawatan budaya, seni dan sejarah tersebut.

Menurutnya, BPNB selama ini sudah menjalin kerja sama dengan beberapa kampus negeri lainya, seperti UIN Ar Raniry.

“Disini bisa belajar tentang pengalaman penelitian, pengkajian kesenian, penggunaan kepustakaan, pendokumentasian dan Informasi kesejarahan,” Kata Iriani Dewi Wanti.

Ia menambahkan, BPNB selama ini melakukan pengembangan seni, film dan lawatan sejarah setiap tahun.

Selain itu, Muhammad Nur, Ketua Prodi Pendidikan Sejarah USM mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yaitu penelitian, pendidikan dan pengabdian.

Muhammad Nur, menambahkan Pendidikan Sejarah USM sedang membagun konsep- konsep baru dalam menyerap ilmu pengetahun dengan melibatkan mahasiswa secara langsung.

USM sebagai kampus dengan pelaku sejarahnya adalah Mr. Muhammad Hasan, karena itu Prodi Sejarah USM harus mengembalikan trah kesejarahan tersebut. [*]

Komentar