PM, Singkil– Pasangan suami istri, Ahmad Prayan (60) dan Lisma Wati (60) yang merupakan Warga di desa Gunung Lagan Kecamatan Gunung Meriah menjadi korban amukan seorang warga lainnya, AT (60),  Senin malam (11/6) lalu. Hal itu disebabkan persoalan larangan mercon.

Kepala Danpos WH Gunung Meriah, Tupa Sihotang S.Pd.I mengatakan, awal mulanya pukul 23:00 malam, AT dan anaknya sedang bermain mercon (petasan).

Lantaran merasa terganggu, korban lantas menghampiri AT dan mengingatkannya bahwa kegiatan bermain petasan sudah dilarang Muspika setempat.

Tak terima, lalu terjadi perdebatan di antara mereka. Tiba-tiba AT dan keluarga langsung memukuli pasangan suami istri tersebut.

“Kami hanya mengingatkan, eh malah mereka menyerang kami,” kata Tupa Sihotang menirukan bahasa Lisma Wati, korban pemukulan.

Akibat pemukulan tersebut, korban mengalami luka ringan. Si suami menderita lecet di pipi tepat di bawah mata, sementara istrinya mengalami memar di bagian siku kiri. Pihak WH ikut merasa prihatin atas kejadian ini.

Setelah kejadian yang menimpa pasangan suami istri itu, pada Selasa pagi (12/6), korban melapor ke Wilayatul Hisbah (WH) Gunung Meriah serta ke Polsek setempat. []

Komentar

Ads Daftar Caleg Tetap Aceh Jaya 2019