Pemilukada Aceh

Blangpidie — Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Barat Daya mulai menyortir surat suara sebelum didistribusikan ke tempat pemungutan suara pilkada bupati dan wakil bupati di kabupaten itu pada 9 April 2012.

“Penyortiran dimulai hari ini (Rabu). Jadi kami belum tahu berapa jumlah surat suara yang rusak. Jika sudah diketahui, maka segera dikembali ke percetakan,” kata Ketua KIP Aceh Bara Daya Nazli SAg yang dihubungi dari Banda Aceh, Rabu.

Pilkada bupati dan wakil bupati Aceh Barat Daya digelar 9 April 2012. Pilkada tersebut digelar serentak dengan pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta pemilihan 16 bupati/wali kota dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Pilkada bupati dan wakil bupati Aceh Barat Daya diikuti enam pasangan calon, yakni Akmal Ibrahim/Lukman, Maimun Habsyah Husein/Ramli Bahar, Fadhli Ali/Suryadi Razali, Sulaiman Adami/Afdhal Jihad, Fachruddin/Burhanuddin Sampee, dan Jufri Hasanuddin/Yusrizal.

Menurut Nazli, yang disortir itu hanya surat suara pilkada bupati dan wakil bupati. Sedangkan surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur merupakan wewenang KIP Aceh. “Hingga kini surat suara pilkada gubernur dan wakil gubernur belum kami terima. Kapan tibanya, kami tidak tahu. Itu urusan KIP Aceh,” ketus Nazli.

Ia mengatakan, surat suara pilkada bupati dan wakil bupati Aceh Barat Daya dicetak sebanyak daftar pemilih tetap atau DPT ditambah 2,5 persen sebagai cadangan. “Daftar pemilih tetap di Aceh Barat Daya sebanyak 97.874 orang. Pemilih tetap ini tersebar di 250 tempat pemungutan suara di 132 gampong,” katanya.

Ia mengatakan, surat suara itu akan didistribusikan ke tempat pemungutan suara satu hari menjelang pemungutan suara atau paling telah 8 April mendatang. “Kami juga melibatkan kepolisian terkait pengamanan surat suara saat didistribusikan ke tempat pemungutan suara, sehari sebelum tanggal pencoblosan,” ungkap Nazli.

Menyangkut logistik pilkada lainnya, kata dia, semua sudah diterima. Logistik tersebut terdiri segel, amplop, formulir kebutuhan di Panitia Pemungutan Suara (PPS), hingga tinta. “Semua logistik ini didistribusikan bersamaan dengan surat suara. Sedangkan kotak suara sudah tersedia, yakni aset pemilihan legislatif 2004 dan 2009,” kata Nazli.[ant]

Komentar