Kadisdik Gayo Lues, Anwar S.Pd MAP (Ist)

PM, Blangkejeren – Para guru di kabupaten Gayo Lues mengeluhkan Dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang hingga kini belum dibayarkan. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, Anwar Anwar S.Pd MAP saat dikonfirmasi pikiranmerdeka.co berjanji akan membayarkan dana tersebut dalam pekan ini.

“Itu bukan macet, untuk 2018 ini dana yang dari pusat itu belum turun, cuma ada informasi dari Dinas Keuangan daerah pada Jumat lalu, dalam minggu ini sudah bisa dicairkan,” ungkap Anwar melalui seluler kepada pikiranmerdeka.co, Minggu (1/7) siang.

Anwar membenarkan dana TPG pada tahun 2016 dan 2017 juga belum diserahkan ke para guru. Untuk masalah tersebut, dirinya mengaku Pemerintah Pusat tengah menyelesaikan hal ini.

“Terkait dana TPG tahun 2016 sudah kita telusuri juga, dan pemerintah pusat juga telah mengakui, tinggal kita lengkapi permintaan administrasi. Sedangkan untuk tahun 2017 ada di bulan Oktober, November dan Desember yang belum dilimpahkan,” kata dia.

Pihaknya tengah mengupayakan realisasi dana TPG tahun 2018. Meski untuk tahun sebelumnya dana tersebut belum dapat diserahkan, karena masih ditelusuri.

“Untuk beberapa bulan di tahun yang lalu itu belum, sedangkan untuk 2018, akan kita segerakan,” ungkapya.

Anwar juga mengetahui bahwa di beberapa kabupaten lain sudah menyelesaikan penyerahan dana sertifikasi. Kata dia, Gayo Lues masuk ke dalam kelompok wilayah ke empat untuk realisasi dana TPG.

“Memang ada yang sudah. Namun ini kan terbagi dalam beberapa kelompok, kebetulan kita di Gayo Lues termasuk kelompok ke empat, akan menyusul,” ungkap Anwar.

Dirinya juga membantah isu bahwa dana sertifikasi sudah masuk ke kas daerah. Pemerintah pusat, sebut dia, selalu mengontrol secara ketat penyaluran dana TPG.

“Kalau sudah masuk kas, untuk apa lagi kita tahan-tahan, kan keuangannya non-tunai, pusat terus mengontrolnya. Jadi tidak mungkin kita tahan, termasuk jika itu tunai pasti kita bayar segera. Kalau lambat, akan masuk laporan ke pusat, pasti kita ditegur,” jelasnya.

Kendati demikian, diakui Anwar bahwa informasi mengenai hal ini belum tersampaikan seutuhnya ke para guru.

“Memang belum sempat beritahu ke guru-guru, cuma sudah kita tanya kepada bidang yang menangani dana sertifikasi, Insya Allah uangnya sudah masuk, Senin ini kita proses untuk pencairannya,” kata Anwar.

Ia meminta para guru untuk bersabar sembari pihaknya menyelesaikan masalah ini.

“Mohon bersabar, kita pun berusaha, tidak tinggal diam. Kita juga tidak pernah mempersulit,” tutupnya. []

Reporter: Armiya

 

Komentar