Jemaah Haji Aceh Meninggal Dunia di Tanah Suci Bertambah, Total 10 Orang

1000626536
Proses fardhu kifayah jemaah haji Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci. [Foto: Istimewa]

PM, Mekkah – Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Telah berpulang ke Rahmatullah seorang jemaah haji, kloter 5, Zubaidah binti Nyak Mubin, pada Rabu, 24 Juni 2024.

Kakanwil Kemenag Aceh yang juga Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Aceh (BTJ), Drs H Azhari MSi mengatakan almarhumah Zubaidah (65 tahun), jemaah kloter 5 (BTJ-05), asal Banda Aceh ini, tadi malam, meninggal dunia di Rumah Sakit King Abdul Aziz Mekah.

Azhari sampaikan, menurut sertifikat kematian (CoD) yang dilkeluarkan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah, almarhumah yang tiba di Tanah Suci, Senin (3/6) tiga pekan lalu, didiagnosa sempat alami Syock Septic, Pneumonia, dan Acute Kidney Injury (AKI).

Lanjut Azhari, petugas kloter 5 yang terdiri ketua kloter H Azhari Ramadhan MA, pembimbing ibadah H Abizal Muhammad Yati Lc MA, serta tim kesehatan (dr Hj Rima Pahlasari, Ns H Maidi Muhammad Zamzami, dan Ns Hj Mardiana Norma Yunita), dibantu PHD (H Ahsan Khairuna, H Ahmad Marjan, dan dr Muhibbul Hadi), telah melayani kesehatan dan mencatat perkembangan kondisinya, serta terus dampingi almarhumah hingga pekuburan.

“Perkuburannya dilaksanakan di Maqbarah Saraya Syuhada Mekah,” jelasnya.

Sebelum pemakaman, usai ditangani petugas kloter 5 dan tim kifayah di Tanah Suci bersama jenazah lainnya, almarhum Zubaidah dishalatkan di Mesjidil Haram, setelah shalat subuh berjamaah.

Azhari, terus mengimbau jemaah terutama jemaah lanjut usia untuk menjaga kesehatan sambil menunggu kepulangan. Untuk banyak istirahat setelah beribadah karena kondisi cuaca di Arab Saudi yang mencapai 45 derajat.

“Kami sudah sampaikan melalui petugas kloter agar jemaah menjaga kesehatan, karena jemaah masih akan melanjutkan perjalanan ke Medinah untuk berziarah dan melakukan arbain di Mesjid Nabawi,” ujar Azhari.

Selain itu, Azhari menyampaikan bahwa jemaah haji Aceh yang meninggal dunia di Arab Saudi bertambah menjadi 9 orang dan 1 orang petugas, sehinggal total 10 orang.

Nama-nama jemaah yang telah meninggal dunia asal Embarkasi Aceh hingga Rabu (26/6) yaitu:

1. Ruhamah binti Hasan Amin (84 tahun), manifes asal Kota Sabang, kloter BTJ-01.
2. Muhdin bin Ibrahim (62 tahun) asal Bireuen, kloter BTJ-02.
3. Muhammad bin Umar Ardik (78 tahun) asal Aceh Tengah, kloter BTJ-05.
4. Manshur bin Ahmad (50 tahun), asal Banda Aceh, petugas kloter BTJ-07.
5. Nasrun bin Ismail (75 tahun), asal Bireuen, kloter BTJ 02.
6. Marhani binti Muhammad Taib (65 tahun) asal Bireuen, kloter BTJ-02.
7. Halimah binti Badai Peukan (67 tahun) asal Pidie, kloter BTJ-04.
8. Usman bin Sulaiman Ibrahim (90 tahun) asal Bireuen, Kloter BTJ-02.
9. Azhar bin Umar Pekan (57 tahun) asal Pidie, kloter BTJ-04.
10. Zubaidah binti Nyak Mubin (65 tahun) asal Banda Aceh, kloter BTJ-05.[]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

WhatsApp Image 2024 12 11 at 19.48.02
Penjabat Gubernur Aceh Dr H Safrizal ZA, M.Si menghadiri undangan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025 Serta Peluncuran Katalok Elektronik Versi 6 Oleh Presiden Republik Indonesia Probowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa 10 Desember 2025. Foto: Biro Adpim

Penyerahan DIPA 2025: Pj Gubernur Aceh Siap Jalankan Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto di Aceh

WhatsApp Image 2021 01 12 at 13 02 15
Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali saat meresmikan BUMG Glee Geunteng Bakery di Gampong Rima Keneurom, Peukan Bada, Selasa, (12/1/2021). (Foto/Media Center Aceh Besar)

Alokasi Dana Desa Jangan Melulu untuk Infrastruktur