Logo Golkar

Logo Golkar

Jakarta—Partai Golkar masih bimbang menentukan Calon Presiden (Capres) yang akan diusung pada Pemilihan Presiden 2014 mendatang. Popularitas Jusuf Kala dan Abu Rizal Bakrie dipertimbangankan.

Jusuf Kalla dinilai masih memiliki popularitas tinggi dan kapasitasnya juga mumpuni untuk dijadikan calon presiden. Menanggapi hal itu Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Agung Laksono mengatakan hingga kini partainya belum menentukan secara pasti capres yang akan diusung oleh Golkar. “Kita belum bisa mengetahui persis,” ujar Agung saat ditemui di Kantor Presiden Jalan Medan Merdeka Utara, Senin (9/4).

Namun, lanjut Agung, kecenderungan dukungan DPP Golkar ditingkat Kabupaten/Kota mengarah kepada Ketua Umum Aburizal Bakrie sebagai capres dari Golkar. “Tapi tren-nya mengarah ke Aburizal Bakrie karena target dukungan (yang sudah dicapai) lebih dari dua pertiga,” tutur mantan Ketua DPR ini.

Kendati demikian, kata Agung, dia tidak bisa memprediksi siapa yang akan menang dalam memperebutkan tiket capres tunggal dari partai berlambang pohon beringin tersebut kendati mayoritas dukungan mengarah ke Ical. “Keputusan dari Rapimnas (Rapat Pimpinan Nasional) saya belum bisa mengatakan seperti apa,” tandasnya.

Sementara dukukungan untuk Aburizal akan dideklarasikan secara resmi saat Partai Golkar menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) bulan Juli mendatang.

“JK kan sudah pernah mendapatkan peluang dan kesempatan di 2009, saat dia menjadi ketua umum. Alangkah baiknya jika dia memberikan kesempatan kepada kader lain,” kata politikus Golkar Nurul Arifin di Jakarta, Senin (9/4).

Nurul menambahkan, Golkar tidak hanya membutuhkan calon populer seperti JK, tetapi juga perlu memilih kader yang bisa menjaga soliditas partai. Dalam Rapimnas mendatang, kata Nurul, Golkar akan menampung usulan-usulan dari pengurus daerah mengenai Pilpres 2014 sekaligus menyolidkan dukungan kepada Ical.[okz/vvn/*]

Komentar