Lhokseumawe–Fraksi Partai Aceh (F-PA) menolak pengadaan lima unit mobil baru jenis rush yang diajukan Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe untuk operasional anggota dewan.

Penolakan itu disampaikan anggota F-PA, Junaidi Yahya. Katanya, pengadaan lima unit mobiul itu merupakan pemborosan keuangan daerah.  “Lebih baik dana tersebut dianggarkan untuk program pengentasan kemiskinan atau insfrastruktur pedesaan, mereka masyarakat desa yang memang harus diutamakan,” kata Junaidi.

Menurutnya kondisi perekonomian masyarakat untuk saat ini terus mengalami penurunan diakibatkan beberapa sektor pemicu ekonomi masyarakat kota Lhokseumawe mengalami penurunan yang drastis. Ia mencontohkan beberapa industri besar sudah mulai turun produksinya. “Ini berdasmpak langsung bagi masyarakat kita, dimana dulunya masyarakat dimanjakan oleh industri raksasa itu,” lanjutnya.

Sementar Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe, Azhari Nurdin menilai pengadaan mobil baru bagi peruntukan operasional Anggota DPRK hal itu wajar saja karena mobil lama sudah berumur di atas sepuluh tahun mengakibatkan tingginya biaya perawatan yang harus dikeluarkan. “Mobil lama kan bisa kita berikan kepada badan-badan yang ada dibawah Pemko Lhokseumawe yang belum punya mobil dinas,” katanya.[pm/cfs]

Komentar