ILUSTRASI

PM, MEULABOH – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Barat, Dr. Zahfril Lutfi, mengatakan banyak desa di kabupaten tersebut berpotensi terserang virus Difteri.

“Aceh Barat juga berpotensi terkena Difteri, sebab masyarakat sekarat sedikit susah diajak untuk diberi vaksin imunisasui, apalagi didukung dengan kasus yang sudah kita liat,” ujarnya saat ditemu di kantornya, Rabu (6/6) kemarin.

Dikatakan, saat ini ada beberapa pasien yang sudah menunjukkan gejala-gejala terserang virus Difteri. Namun, setelah pengecekan dan diberi imunisasi hal itu sudah teratasi.

Dari hasil rekap data Dinkes Aceh Barat, sebanyak sembilan anak-anak dari umur 5 sampai 15 tahun sudah dilakukan penatalaksanaan suspec Difteri di Kabuapaten tersebut.

“Sampai saat ini belum ada yang bisa kita katakan positif terkena virus difetri di Aceh Barat,” katanya.

Dijelaskan, penyebab seseorang terserang virus Difteri yakni akibat tidak lengkapnya penerimaan imunisasi oleh sang anak, bahkan virus berbahaya tersebut juga menyerang orang dewasa dan tidak memandang.

“Apalagi jika satu orang terkena, maka kerabat dekatnya berpotensi tertular oleh difteri melalui udara,” lanjutnya.

Pihaknya, saat ini sedang gencar melakukan penerapan imunisasi kepada masyarakat, hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan virus difteri.

Dirinya mengajak masyarakat untuk lebih aktif melakukan imuniasi dasar dan lanjutan. Sebab difteri merupakan virus berbahaya yang berpotensi kematian terhadap si penderita.

“Saat ini kita sedang melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan agar mereka juga dapat berperan aktif untuk mencegah terjadinya penyebaran Virus Difteri,” tandasnya.()

Komentar