Hujan deras disertai angin kencang di awal Desember 2017 mengakibatkan sejumlah daerah di Aceh disergap banjir. Kondisi sejumlah kawasan di Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Aceh Selatan, dalam foto-foto ini hanyalah gambaran kecil perjuangan warga saat menyelamatkan diri dan harta benda dari kepungan banjir.

Di Aceh Selatan, beberapa desa di Kecamatan Trumon Timur, Trumon dan Trumon Tengah sempat terisolir akibat dikepung banjir. Bahkan, ratusan kendaraan sempat terjebak banjir lebih dua hari di jalan negara lintasan Tapaktuan –Medan, seputaran Jembatan Ie Mirah, Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah.

Selama musim hujan kali ini, bencana banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan rumah roboh terjadi hampir merata di beberapa daerah di Aceh. Diperkirakan, hujan ekstrem tersebut masih akan berlangsung hingga Februari 2018.

Karena itu, masyarakat yang berdomisili di kawanan rawan banjir dan tanah longsor diimbau untuk selalu siaga terhadap barbagai kemungkinan. Upaya menyelamatkan diri dan anggota keluarga dinilai lebih penting ketimbang menyelamatkan harta benda di saat bencana itu datang lagi.[]

Teks & Foto: Hendri Meukek

Komentar

AdvertisementPemutihan pajak Kenderaan di Aceh