Dok. Obor Asian Games saat melintasi jalan Sultan Iskandar Muda tepat di depan Museum Tsunami Banda Aceh,, Selasa (31/7). (PM/Riska Munawarah)

PM, Sumut – Api abadi Asian Games 2018 yang baru saja menyelesaikan prosesi kirab obor di Banda Aceh tiba di Kabupaten Simalungun, Sumateta Utara, pada Selasa larut malam (31/7).

Api abadi yang diambil dari India lalu disatukan dengan api abadi dari Mrapen itu diinapkan terlebih dahulu di rumah pengasingan Bung Karno di Parapat, Danau Toba. Pada hari ini, obor Asian Games akan dikirabkan di berbagai titik di sekitar danau.

Saat tiba api Asian Games itu diserahterimakan oleh Direktur Ticketing Panitia Asian Games Indonesia 2018 (INASGOC) Sarman Simanjorang serta Direktur Upacara Pembukaan dan Penutupan INASGOC Herty Paulina Purba –keduanya adalah putra daerah Sumut– kepada Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga.

Api itu lantas disulutkan ke mini cauldron yang terletak di pelataran depan pintu utama Rumah Pengasingan Bung Karno.

Rumah Pengasingan Bung Karno dipilih sebagai tempat bermalam api abadi Asian Games karena memiliki nilai bersejarah bagi perjalanan bangsa Indonesia. Sang Proklamator itu diasingkan di sini bersama Sjahrir dan Agus Salim pada 1948 selama lebih kurang dua bulan.

“Kita menyambut gembira kirab obor Asian Games ini, besok (hari ini, red) akan kita arak-arak obor ini bersama masyarakat,” kata Wabup Simalungun Amran Saragih selepas menyulut mini cauldron. [tempo]

 

Komentar