PM, SIGLI – Sejumlah sopir bus sekolah dalam Kabupaten Pidie, mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, terkait penarikan bus oleh Pemkab setempat, Senin (26/2).

Kedatangan sopir bus tersebut, diterima Ketua Komisi C DPRK Pidie, Isa Alima dan didampingi Sekretaris Dewan (Sekwan). Namun, hanya empat perwakilan sopir saja diperkenankan masuk ke ruangan untuk menyampaikan aspirasinya kepada komisi C.

TERKAIT: Sopir Protes Penarikan 34 Bus Sekolah oleh Dishub

Ketua Komisi C DPRK Pidie, Isa Alima, kepada wartawan, Senin ( 26/2) mengatakan, pihaknya akan menampung aspirasi para sopir yang sudah mengadu ke DPRK. Bahkan kata Isa, pihaknya dalam waktu dekat akan segera memanggil Kadishub Pidie untuk menanyakan ihwal penarikan bus tersebut.

“Komisi C segera berkoordinasi dengan pimpinan dewan untuk menjadwalkan kapan akan dipanggil Kadishub nya, sehingga nantinya biar mudah menyelesaikan persoalan tersebut,” ujar Isa.

Lanjut dia, persoalan para sopir akan segera ditangani, sehingga bisa selesai dengan baik. “Jika bus ingin ditarik dari sopir yang saat ini, maka harus ada kesalahan yang dilakukan. Jika sopir salah pun harus ditegur selama tiga kali dan jika tidak berubah baru bus nya ditarik dan diserahkan kepada sopir lain,” ujarnya.

“Yang terjadi saat ini kenapa tanpa ada koordinasi dengan baik dan bus nya langsung ditarik tanpa alasan yang pasti. Ini patut dipertanyakan kenapa pemerintah semena-mena untuk rakyatnya,” pungkasnya.()

Komentar