ILUSTRASI

PM, BANDA ACEH – Pasca penangkapan JA, oknum anggota DPRA dari Partai Aceh (PA) beberapa hari lalu saat sedang pesta sabu, Rabu (16/8) semua anggota parlemen Aceh menjalani tes urine.

Tes urine dilaksanakan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, berlangsung di gedung DPRA.

Terlihat, sejumlah wakil rakyat tersebut menyerahkan urine mereka kepada petugas BNNP. Petugas kemudian menulis identitas pada botol tersebut yang berisi urine tersebut.

BACA : Pakai Sabu, Anggota DPRA dari Partai Aceh Ditangkap Polisi

Ketua DPR Aceh Tgk Muharuddin mengatakan, setelah ada anggota dewan tertangkap sabu, dewan membawa persoalan tersebut ke dalam rapat dan kemudian disepakati untuk digelar tes urine.

“Harapan saya selaku Ketua DPRA kepada partai, jika ada kadernya yang terindikasi narkoba, saya pikir tidak ada tawar-menawar, silakan diganti dengan kader yang lebih baik,” kata Muharuddin kepada wartawan di lokasi.

Menurutnya, hasil tes urine ini nantinya akan diumumkan secara transparan kepada publik. Anggota Dewan yang tidak hadir hari ini diminta menjalani tes urine secara pribadi ke BNNP atau melalui partai. Pihak DPRA juga terus menghubungi anggotanya agar mengikuti tes urine yang digelar hari ini.

“Yang tidak hadir akan kita data. Anggota yang tidak hadir saya masih memberikan waktu untuk ditelepon dan diundang sampai jam 12.00, kita tunggu,” jelas Muharuddin.()

 

Sumber : detikcom