Ilustrasi

PM, Kutacane – Terkait polemik pengadaan mobil dinas Wakil Bupati Aceh Tenggara tahun 2017 yang dibayarkan pada tahun ini, pihak Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Agara membenarkannya. Alasannya, dana untuk pengadaan mobil tersebut tak jadi dicairkan tahun lalu.

Kabid Anggaran BPKD Agara, Syukur Karo-Karo SE,M.Si yang ditemui pikiranmerdeka.co mengungkapkan pembayaran mobil dinas Wabup Agara pada 2017 lalu memang tak jadi direalisasikan. “Meskipun sudah dianggarkan namun dana pengadaan mobil dinas tersebut tak jadi dicairkan apalagi digunakan,” kata Syukur.

Menurut infomasi yang ia terima, mobil dinas itu tak jadi dibayarkan karena ada satu masalah yang berlarut-larut hingga akhir tahun lalu. Syukur juga enggan menyebut apa masalah tersebut.

“Jadi terpaksa akan dibayarkan pada 2018 ini. Untuk lebih jelas sebaiknya tanyakan saja langsung ke Kabid perbendaharaan BPKD,” ucap Syukur.

Secara terpisah, salah satu sumber terpercaya di Setdakab setempat mengatakan, berkas pengadaan mobil dinas Wabup Agara tahun 2017 itu sudah masuk ke BPKD.

“Bahkan semua persyaratan untuk pembayaran mobil dinas tersebut bisa dibilang sudah lengkap,” katanya.

Menurut informasi yang sumber ini terima, polemik terjadi sejak Wabup meminta mobil dinas dengan merk Pajero Sport 4×4.

“Namun waktu itu harga di E-catalog belum keluar. Lalu dibeli Pajero Sport jenis lain. Mungkin itu penyebab sehingga lamanya proses pembayaran,” kata dia.

Namun, saat disinggung apa benar masalah pembayaran mobil dinas itu sudah sampai ke BPK, sumber ini membenarkannya.

“Ya benar, ada beberapa pihak sudah diperiksa dan memberikan keterangan resmi kepada BPK terkait polemik pembayaran mobil dinas tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 2017 lalu Pemkab Agara telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 2 miliar lebih dari APBK untuk pembelian 2 unit mobil dinas bagi Bupati dan Wakil Bupati Agara yang baru. Anehnya, sudah beberapa bulan berlalu ternyata mobil itu belum juga dibayarkan oleh pejabat terkait. Pembayarannya malah dibebankan di tahun 2018 ini. []

Reporter: Jufri

 

Komentar