Ilustrasi premium habis

PM, Blang Kejren –Pemerintah Kabupaten Gayo Lues siap menyubsidi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kabupaten setempat. Kebijakan itu guna mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kabupaten tersebut sejak beberapa hari lalu.

Bupati Gayo Lues H Ibnu Hasim besok, Kamis (06/08/2015) memanggil para pemilik SPBU guna mencari solusi penyebab kelangkaan bahan bakar minyak jenis bensin. Menurut Ibnu Hasim, seharusnya kelangkaan bensin tidak terjadi lagi mengingat pembelian ke Pertamina Medan sangat mudah.

“Sudah kami panggil pemilik SPBU dan besok degelar pertemuan supaya permasalahanya jelas.  Kasian masyarakat kita, tolong wartawan datang meliput nanti. Jika dari pihak SPBU tidak mengundang, saya yang mengundang rekan-rekan Pers,” kata Ibnu Hasim, Rabu (05/08/2015).

Jika pemilik SPBU mengalami rugi akibat jumlah liter yang dipesan dari Pertamina Medan tidak sesuai sampai ke Gayo Lues, pihak SPBU diminta tidak lagi menjual kepada agen pengecer.

“Kami dengar pihak SPBU selama ini menjual kepada agen pengecer dengan keuntungan Rp10 Ribu setiap jerigen dari harga yang ditetapkan. Makanya BBM tidak masuk setiap hari habis di agen pengecer. Jika memang SPBU rugi karena jumlah bensin tidak cukup, kami akan melakukan subsidi,” terangnya.

Pemkab Gayo Lues akan memberikan uang Rp5 juta kepada masing-masing SPBU dengan catatan  setiap hari ada BBM di SPBU.

“Penjualan ke agen pengecer tidak resmi tidak dibenarkan supaya harga BBM di agen juga stabil,” tegas bupati .  PM 003

Komentar