WhatsApp Image 2021 01 16 at 23 47 57
Kondisi rumah penduduk di Gampong Wihni Durin, Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah yang rusak diterjang banjir bandang, Sabtu (16/1/2021). (Dok. BPBA)

PM, Bener Meriah – Akibat intensitas hujan yang tinggi, sejumlah rumah dan jembatan di Gampong Wihni Durin, Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah rusak diterjang banjir bandang pada Sabtu (16/1/2021).

Hujan menyebabkan sungai di Wihni Durin meluap dan menghantam rumah dan infrastruktur di desa tersebut. Akibatnya, satu unit jembatan yang menghubungkan Dusun Arul Item dengan Dusun Arul Munte putus, dua unit rumah rusak berat, dan lima unit rumah rusak ringan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas Yunus kepada awak media mengatakan korban yang terdampak masih dalam pendataan. Warga yang terkena banjir mengungsi ke aula desa.

Namun informasi terakhir menyebutkan banjir berangsur surut. “Tim BPBD Kabupaten Bener Meriah sudah turun ke lapangan untuk memantau titik lokasi banjir bandang yang dapat dilalui,” kata Ilyas.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang memprediksi hujan dengan intensitas tinggi bakal melanda 17 kabupaten/kota di Aceh.

Daerah tersebut yakni Kota Subulussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah, Bireuen, Pidie, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Pidie Jaya, dan Aceh Besar.

“Waspada banjir dan tanah longsor, jalan licin, pandangan mendatar kabur atau pendek,” ujar Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda, Zakaria Ahmad. (*)

Komentar