Aceh Besar dan Unsyiah Teken MoU Bidang Pengembangan SDM dan Penelitian

Aceh Besar dan Unsyiah Teken MoU Bidang Pengembangan SDM dan Penelitian
Aceh Besar dan Unsyiah Teken MoU Bidang Pengembangan SDM dan Penelitian

PM, JANTHO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), menandatangani nota kesepahaman (MoU) pengembangan sumber daya manusia, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Naskah kerjasama tersebut ditandatangani oleh Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali dan Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal di Aula pertemuan Pemkab Aceh Besar di Kota Jantho, Jumat (5/1).

Hadir pada kesempatan tersebut, Sekdakab Aceh Besar Drs Iskandar MSi, staf ahli bupati Aceh Besar, para Asisten Setdakab Aceh Besar, kepala SKPK, Rektor ISBI Aceh, dan sejumlah dekan di jajaran Unsyiah.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Besar menyambut baik terjalinnya kerjasama dan penandatangan nota kesepahaman antara Pemkab Aceh Besar dan Unsyiah tentang pengembangan SDM, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Melalui kerjasama tersebut, diharapkan semakin memajukan pembangunan di kabupaten tersebut. “Kami akui, SDM yang ada di Kabupaten Aceh Besar masih terbatas, terutama bidang perencanaan dan penelitian. Oleh karenanya, kerjasama dengan Unsyiah ini akan sangat besar artinya untuk memajukan kabupaten ini di masa-masa mendatang,” ungkap Mawardi.

Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng juga menyambut baik atas kerjasama seperti ini. Pihaknya, kata Samsul, akan selalu berkomitmen membantu Aceh Besar, sehingga kemajuan dan kemakmuran daerah akan terus terwujud di waktu kini dan masa-masa mendatang.

Menurutnya, Kabupaten Aceh Besar di bawah kepemimpinan Bupati Ir Mawardi Ali dan Tgk H Husaini A Wahab harus bisa melakukan terobosan dan lompatan yang besar untuk memajukan daerah. Apalagi, sumber daya alam yang dimiliki Aceh Besar sangat potensial untuk terus dikembangkan.

Unsyiah, tambah Rektor Samsul Rizal, akan membantu sekuat tenaga dengan mengerahkan SDM yang tersedia untuk menyukseskan kerjasama pengembangan SDM, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kini, jelasnya, Unsyiah telah memiliki 500 orang tenaga pengajar bertitel S3 (Doktor). Hal tersebut merupakan potensi yang sangat besar dan diharapkan melalui kerjasama tersebut akan terus memotivasi semua pihak di Aceh Besar untuk mensejahterakan serta memakmurkan daerah.()

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IMG 20201125 WA0005
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menerima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tahun 2020. Penghargaan untuk Pemerintah Aceh itu diserahkan secara virtual oleh Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin, Rabu (25/11/2020). (Foto/Ist)

Aceh Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Tahun 2020

Sekda Aceh, Taqwallah menggelar Rapat Koordinasi dengan Instansi terkait membahas finalisasi buku panduan Gerakan Masker Sekolah (GEMAS) 2 Desember 2020, di Gedung Potensi Daerah, Kantor Gubernur Aceh, Sabtu (21/11/2020). (Foto/Humas)
Sekda Aceh, Taqwallah menggelar Rapat Koordinasi dengan Instansi terkait membahas finalisasi buku panduan Gerakan Masker Sekolah (GEMAS) 2 Desember 2020, di Gedung Potensi Daerah, Kantor Gubernur Aceh, Sabtu (21/11/2020). (Foto/Humas)

2 Desember, Satu Juta Siswa di Aceh Kenakan Masker

Secercah Harapan Rakyat
Secercah Harapan Rakyat

Secercah Harapan Rakyat