ContractLaw
Ilustrasi

PM, Banda Aceh – Sebanyak 323 paket APBA 2021 pada 17 Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) belum tanda tangan kontrak hingga Kamis, 18 November 2021. Hal tersebut dapat dilihat pada Pantau Aktivitas Strategis APBA 2021 berdasarkan rilis situs P2K APBA.

Jumlah terbanyak yang mencapai 134 paket berada di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh. Selanjutnya sebanyak 76 paket APBA yang belum tanda tangan kontrak berada di Dinas Peternakan Aceh.

Kemudian sebanyak 44 Paket berada di Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus), sebanyak 16 paket di Dinas Pengairan, sebelas paket di Sekretariat Dewan (Setwan), dan tujuh paket berada di Dinas Sosial (Dinsos) Aceh.

Masih berdasarkan pantau aktivitas strategis APBA 2021, sebanyak tujuh paket yang belum tanda tangan kontrak juga berada di Dinas UKM, Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) serta Dinas Perhubungan.

Sementara sebanyak tiga paket APBA 2021 yang belum tanda tangan kontrak juga masing-masing berada di Dinas Pendidikan Dayah serta Dinas Tenaga Kerja. Selanjutnya dua paket APBA 2021 yang belum tanda tangan kontrak masing-masing berada di Dinas PUPR dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Untuk Dinas Pendidikan, BPBA, BRA, dan Dinas Syariat Islam juga masih ada satu paket yang belum tanda tangan kontrak.

Selain 323 Paket yang belum tanda tangan kontrak, terdapat juga 155 paket APBA 2021 yang belum Taktuk. Masing-masing paket itu berada di Dinas Perkim (128), Dinas Pengairan (10), Dinas Perhubungan (6), BRA (4), PUPR (3), Disnaker (2), dan Dinas ESDM (2).

Selengkapnya lihat tabel di bawah ini:

Pantau Strategis APBA 2021

Komentar