Setiap Hari, Rp1,4 Triliun Uang Rakyat Buat Impor BBM

Setiap Hari, Rp1,4 Triliun Uang Rakyat Buat Impor BBM
Setiap Hari, Rp1,4 Triliun Uang Rakyat Buat Impor BBM

Jakarta – Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengakui impor Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia sangat besar. Dalam satu hari, kata Jero Wacik, negara merogoh USD 120 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun untuk impor BBM.

Jero beralasan, besarnya impor BBM karena tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi nasional. Ekonomi yang tumbuh tinggi membutuhkan energi yang besar.

“Sekarang kita impor besar sekali itu mencapai USD 120 juta per hari impor BBM. Mengapa banyak karena ekonomi kita berkembang,” ucap Jero Wacik di Jakarta, Rabu (26/2).

Dia menyebutkan, tingginya geliat pertumbuhan ekonomi nasional terlihat dari makin bertambahnya jumlah sepeda motor, mobil dan kebutuhan listrik. Masyarakat banyak menggunakan AC, kulkas yang membutuhkan energi (BBM) untuk menghidupkannya.

Mantan menteri pariwisata ini berjanji mengurangi impor BBM. Komitmen ini, kata dia, sudah masuk dalam agenda kementerian dan diputuskan dalam bentuk Keputusan Menteri (Kepmen).

“Kita harus memenuhi ini agar beban ekonomi tidak terlalu berat, maka harus kurangi. Makanya ada program biodiesel. Misalnya pembangkit listrik batu bara. Biodiesel dan batu bara kita punya dalam negeri. Kalau ini terus naik, kita tidak dibebani,” tutupnya. [merdeka.com]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

59806361 5bf4 4f8e 9e41 340a89ac62aa
Asisten III Setda Aceh Iskandar Ap menghadiri kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Narkotika Jenis Sabu Sebanyak 226 Kg dan Ganja Sebanyak 1,2 Ton dari Hasil Pengungkapan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh Beserta Sat Resnarkoba Jajaran, Selasa 6 Agustus 2024. [Foto: Istimewa]

Pemerintah Aceh Apresiasi Upaya Polda Aceh Berantas Narkotika

Warga Bukit Tewas Disambar Petir
Almarhum Ahmad Yusuf (25) warga gampong Bukit, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues yang tewas disambar petir, Selasa (22/09/2015) pukul 16:00 WIB. Anuar Syahadat.

Warga Bukit Tewas Disambar Petir