Polresta Pekanbaru Tangkap Bandar Sabu Asal Aceh

Polresta Pekanbaru Tangkap Bandar Sabu Asal Aceh
Polresta Pekanbaru Tangkap Bandar Sabu Asal Aceh

Pekanbaru – Polresta Pekanbaru menangkap seorang bandar sabu asal Aceh. Dari tangan tersangka diamankan 200 gram sabu.

Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru Kompol Hicca Alexfonso Siregar mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Minggu (2/2/2014). Hicca Siregar menjelaskan, bahwa tersangka pria berinisial Mis (45) selama ini sudah menjadi target operasi.

“Tersangka kita tangkap saat melakukan transaksi di wilayah Kubang Kab Kampar. Dari tangan tersangka kita sita 200 gram sabu,” kata Hicca Siregar.

Selain itu dari pihak kepolisian juga menyita barang bukti uang tunai hasil penjualan sabu senilai Rp 12 juta. Ditambah lagi 2 alat timbangan digital bewarna hitam dan 4 buah handphone merek Nokia dan Samsung.

Kepada penyidik, tersangka Mis mengaku selama ini barang haram itu dipasok dari Medan. Kemudian sabu tersebut dijual tersangka di Pekanbaru.

“Pemasok dari Medan inisial Iw yang juga berasal dari Aceh. Iw inilah yang memenuhi pesanan sabu yang dibutuhkan tersangka untuk dipasarkan dalam paket kecil. Iw tengah kita buru,” kata Hicca.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 112 dan 113 Undang-Undang No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” tutup Hicca. [detik.com]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

1000626922
Penjabat Gubernur Aceh, Bustami, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Dr.Ir. Zulkifli, M.Si., serta pejabat terkait, meninjau lokasi pengerjaan venue Cabor Pacuan Kuda Blang Bebangka, yang akan digunakan untuk perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut, di Aceh Tengah, Kamis (27/6/2024).

Pj Gubernur Tinjau Venue Pacuan Kuda dan Triathlon di Aceh Tengah

Dua Ruko di Simpang Ardath Lhokseumawe Terbakar
Petugas pemadam kebakaran Pemko Lhokseumawe, berupaya memadamkan api yang melahap dua unit ruko di Simpang Ardat Lhokseumawe, Selasa (22/04/2014) [pikiranmerdeka.com I Fahrizal Salim]

Dua Ruko di Simpang Ardath Lhokseumawe Terbakar

Pekerjaan Docking Kapal Mengecewakan Nelayan Pasie Meukek
SALAH seorang nelayan di gampong Pasie Meukek menunjukkan item pekerjaan proyek docking kapal yang masih ada kekurangan. Pekerjaan proyek docking kapal sumber dana Otsus tahun 2014 sebesar Rp 1,7 miliar lebih ini, diprotes oleh nelayan Pasie Meukek karena tidak sesuai harapan masyarakat sehingga telantar tidak bisa digunakan selama hampir satu tahun. Hendrik Meukek.

Pekerjaan Docking Kapal Mengecewakan Nelayan Pasie Meukek