Banda Aceh Jadi Kota Pertama Disinggahi CherryBelle

Banda Aceh Jadi Kota Pertama Disinggahi CherryBelle
Banda Aceh Jadi Kota Pertama Disinggahi CherryBelle

Jakarta—CherryBelle siap menorehkan sejarah baru dalam eksistensi mereka di dunia panggung musik Indonesia. Dalam tempo 31 hari, sembilan personel girlband itu akan menghibur para twibi dan twiboy di 33 kota di Tanah Air.

Rangkaian tur tersebut rencananya dimulai selepas mereka mengeluarkan album terbarunya pada akhir April nanti. Kesembilan cewek unyu-unyu itu kemudian berkeliling di berbagai kota di Tanah Air untuk promo album teranyar mereka.

CherryBelle akan mengawali konser di Kota Banda Aceh, Aceh. Khusus di kota berjuluk Serambi Mekah itu girlband yang terkenal dengan yel-yel “chibi-chibi” ini mempersiapkan busana yang disesuaikan dengan aturan setempat.

“CherryBelle sudah mempersiapkan fashion yang super tertutup…Tapi tetap CherryBelle,” ucap salah satu personel CherryBelle kepada tim Hot Shot yang ditayangkan di SCTV, Jumat (26/4).

Mengingat padatnya jadwal tur nanti dapat menguras tenaga dan pikiran, CherryBelle yang kini beranggotakan Angel, Anissa, Christy, Felly, Cherly, Ryn, Kezia, Steffy, dan Gigi pun mempersiapkan segala sesuatu dengan maksimal. Girlband yang digemari di kalangan remaja dan anak-anak ini juga memoles lagi keterampilan vokal dan dance mereka.[liputan6]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PT Banda Aceh
Penjabat Gubernur Aceh Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh T. Aznal Zahri dan Kepala Biro Admin Akkar Arafat, bersilaturahmi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Dr. H Suharjono, S.H., M.Hum, di kantor sementara Pengadilan Tinggi, Gedung Balai Tgk. Chik di Tiro, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu 2/10.Foto: Biro Adpim

Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Jamu Penjabat Gubernur Safrizal

Galang Dana untuk Kalisa
Bidan Desa Pulo Ara, Sri Rayahu Amd, bersama Komunitas Photographer Bireuen Aceh Community (Phobia) menggalang dana untuk Kalisa di sebuah warkop di pusat Kota Bireuen. Insert: kondisi Kalisa. FOTO: Joniful Bahri/Pikiran Merdeka

Bantu Kalisa Berobat ke Jakarta