Cegah Rabies, Ratusan Hewan di Aceh Singkil Disuntik Massal

Cegah Rabies, Ratusan Hewan di Aceh Singkil Disuntik Massal
Petugas yang bekerja di wilayah Simpang Kanan, Danau Paris dan Suro. melakukan suntik VAR kepada anjing, Kamis (5/7). (PM/Putra)

PM, Singkil – Setidaknya ratusan hewan disuntik anti rabies (VAR) oleh petugas kesehatan hewan (PKH) dari Dinas Peternakan Kabupaten Aceh Singkil. Pemberian vaksin itu dilakukan secara massal di tiga kecamatan, Kamis (4/7).

“Ini kali kedua kami melakukan vaksin anti rabies ke ratusan ekor anjing, dan kepada hewan lainnya besok akan dilakukan kembali,” terang salah satu petugas, Ahmad Yasir Siregar.

Alumni Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah itu juga mengatakan, setelah dilakukan suntik vaksin, pemilik anjing disarankan lebih berhati hati dalam mengontrol (restrain) hewan saat memberi injeksi obat, sehingga tidak membahayakan bagi klien (pemilik ternak) dan pemberi vaksin.

Pengakuan para petugas, pemilik ternak saat ini umumnya telah menyadari akan bahaya rabies.

“Hampir seluruh klien untuk merestrain ternak dengan baik sehingga divaksin anti-rabies (untuk hewan anjing, kera, dan kucing). Para petugas juga melakukan Vaksin SE (Septi Zootika) untuk hewan ternak besar, seperti pada sapi,” terang Yasir.

Pantau pikiranmerdeka.co, tim kesehatan hewan Aceh Singkil itu terdiri Drh.Egi Supryadi, Safriadi S.Pt, Syukri dan Ilma. Mereka melakukan pemeriksaan di seluruh desa di kecamatan Simpang Kanan, Suro dan Danau Paris. []

Reporter: Putra

 

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

kapolda aceh dpr ri
Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada menyerahkan makalah Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri kepada Komisi III DPR RI di Jakarta, Selasa (19/1/2021). Antara Aceh/HO/Bidhumas Polda Aceh

Kapolda Aceh Wahyu Widada Antar Makalah Calon Kapolri ke DPR

Demo Korban Konflik
Ratusan korban konflik berunjuk rasa di kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (23/4). Massa menuntut dana pembangunan rumah, sebagai kompensasi atas rumah yang dibakar saat konflik dulu.(PIKIRAN MERDEKA/HERI JUANDA)

Indonesia Pertanyakan Laporan HAM Soal Aceh