Lebih 7000 Jiwa Korban Banjir di Aceh Singkil

Lebih 7000 Jiwa Korban Banjir di Aceh Singkil
Lebih 7000 Jiwa Korban Banjir di Aceh Singkil

PM, Aceh Singkil –Banjir merendam 5 Kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil sejak beberapa hari ini. Sedikitnya 7000 jiwa lebih menjadi korban banjir tahunan tersebut.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir ini,  sebagian warga mengungsi sebagian lagi masih bertahan di rumah,” ujar Kepala Badan penanganan bencana daerah (BPBD) Aceh Singkil, Sulaiman, Jumat (10/11).

Berdasarkan data, kata Sulaiman, terdapat 19 desa dari 5 kecamatan yang dilanda banjir. Ke-19 desa itu masing-masing, 8 desa di kecamatan Simpang Kanan, dengan jumlah warga yang terkena dampak banjir sekitar 378 KK atau 1.738 Jiwa.

Selanjutnya di Kecamatan Suro yang dilanda banjir bandang. Di desa ini 91 KK atau 417 jiwa menjadi korban banjir. Sementara Kecamatan Gunung Meriah terdapat lima desa masing-masing Desa Cingkam, Rimo, Panjaitan, Tanah Merah dan Sianjo dengan jumlah korban sebanyak 353 KK atau 1.551 jiwa . “Kecamatan Singkohor terkena dampak hanya satu Desa yaitu Sumber Jaya,” tambahnya.

Sementara kecamatan Singkil terdapat 5 Desa,  Ujung Bawang 240 KK 1.200,  Pea Bumbung 167 KK 640 jiwa, Teluk Rumbia 226 KK 950 jiwa Dan Rantau Gedang 179 KK 785 jiwa. Dampak keseluruhan  korban Aceh Singkil sebanyak 7.537 Jiwa.

“Kondisi banjir di tiga kecamatan sudah mulai surut, beberapa kecamatan seperti Suro,  Simpang Kanan sudah mulai surut,  sementara Gunung Meriah masih sedikit tergenang. Namun untuk jalan sudah mulai surut dan warga mulai pulang ke rumah membersihkan rumah masing-masing, ” tutupnya.()

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Terseret Banjir dan Tanah Longsor, Warga Labuhanhaji Hilang
Warga mengecek jembatan gantung di Desa Trieng Meduro Tunong, Kecamatan Sawang, Aceh Selatan, putus total akibat di hantam banjir pada Jumat (11/12) malam. Sarana penghubung ini merupakan akses transportasi satu-satunya dari Desa Trieng Meduro Tunong ke Desa Panton Luas dan Desa Sawang Dua. | Pikiran Merdeka/Hendrik

Terseret Banjir dan Tanah Longsor, Warga Labuhanhaji Hilang

1000627856
Penjabat Gubernur Aceh, Bustami, SE, M.Si., didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Dr.Ir. Zulkifli, M.Si., serta pejabat terkait, meninjau progres pengerjaan Venue Soft Ball di Lapangan Sepak Bola Teuku Umar yang akan digunakan untuk perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut di Aceh Barat, Jumat (28/6/2024). [Foto: Istimewa]

Pj Gubernur Minta Rehabilitasi Venue PON di Aceh Barat Selesai Tepat Waktu