Belasan Sekolah Diliburkan Akibat Banjir di Aceh Utara

Belasan Sekolah Diliburkan Akibat Banjir di Aceh Utara
Kkawasan MTsN Matangkuli yang masih digenai air pasca banjir.

PM, LHOKSUKON –  Belasan sekolah terpaksa meliburkan siswanya di Kecamatan Matangkuli dan Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, Senin (18/1/2016). Hal itu terjadi karena air banjir masih merendam sejumlah ruang belajar dan halaman sekolah. Ditambah lagi beberapa ruas jalan masih belum dapat dilintasi.

Geuchik Desa Asan Krueng Kreh, Abdul Aziz kepada Pikiran Merdeka menyebutkan, terdapat lima Sekolah Dasar (SD) yang meliburkan siswanya, termasuk SMP dan SMA.

“Jembatan gantung Asan Krueng Kreh belum bisa diakses, sehingga banyak guru dan siswa tidak bisa datang ke sekolah. Aktivitas di kantor camat juga terlihat sepi,” ujarnya.

Kepala UPTD Matangkuli, H Jamaluddin mengatakan di Matangkuli terdapat lima sekolah yang meliburkan siswanya. Disebutkan, SMA Negeri 1, SMP Negeri 1, SD Negeri 6, MTsN dan TK Pembina Matangkuli.

“Di MAN Matangkuli, meski siswa banyak yang tidak hadir namun aktivitas belajar masih berjalan lancar. Demikian juga dengan beberapa sekolah lainnya,” ucap Jamaluddin.

Ia menambahkan, saat ini banjir sudah mulai surut. “Jika tidak turun hujan, maka kemungkinan besar besok (Selasa) siswa sudah bisa kembali belajar ke sekolah.”

Sementara itu, di Kecamatan Tanah Luas tidak ada sekolah yang meliburkan siswanya. “Banjir yang melanda Tanah Luas kemarin tidak menghambat aktivitas belajar siswa. Saya sudah hubungi kepala sekolah masing – masing, tidak ada yang menghentikan aktivitas belajar. Banjir kali ini tidak merendam sekolah,” jelasnya.[]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senjata api illegal sitaan Polda Aceh. (Foto PM/Taufan Mustafa)
Senjata sitaan Polda Aceh. Ada 32 pucuk senjata api laras panjang dan laras pendek, 4.955 butir peluru, 28 buah magazen dan satu granat sitaan dipamerkan, di halaman Mapolda Aceh, Jeulingke, Banda Aceh, (29/10/2015). Selain memamerkan sejnjata, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ini, Polda Aceh memusnahkan hampir satu ton ganja kering dan barang bukti narkoba lain berupa sabu, ekstasi, dan psikotropika. Taufan Mustafa.

Polda Aceh Pamer 32 Bedil Sitaan dan Basmi BB Narkoba