66 Guru PAUD Dan TK Dilatih Metode Mengajar

66 Guru PAUD Dan TK Dilatih Metode Mengajar
Pelatihan metode mengajar untuk 66 guru PAUD dan TK di gedung Aula SKB Kabupaten Gayo Lues, Jumat (23/10/2015). Acara ini dilangsungkan selama enam hari, 19 - 24 Oktober 2015. Ramli

PM, BLANGKEJEREN – Sebanyak 66 guru PAUD  dan TK mengikuti pelatihan metode pembelajaran guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan kuantitas peserta didik lembaga PAUD layanan TK, KB, TPA, dan SPS berlangsung di gedung Aula SKB Kabupaten Gayo Lues.

Kepala Bidang Kebudayaan dan Pendidikan Non Formal (PNF) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gayo Lues, Alimat S.Pd, Jumat (23/10/2015) menyatakan, pelatihan peningkatan mutu pendidikan pembelajaran PAUD dan TK selama enam hari mulai dari tanggal 19 Oktober 2015 sampai dengan 24 Oktober 2015.

Peserta pembelajaran dari tingkat TK 18 orang peserta dan dari PAUD 48 peserta,  menurutnya, pendidikan harus ditanam bukan hanya jual simbol saja, guru TK dan PAUD semuanya bagus tapi harus ada perubahan watak.

“Seperti peri bahasa Mandarin watak adalah nasib, nasib adalah watak. Kalau ingin mengubah nasib uubahlah watak. Pendidikan bisa diartikan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, keperibadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyrakat,” kata Alimat.

Pelaksanaan tehnis dalam proses pembelajaran pengembangan potensi anak sesuai bakatnya sehingga potensi dalam dirinya muncul. Para guru PAUD hanya membimbing, mengarahkan dan membina anak-anak dalam melakukan kegiatan sesuai kemauannya.

“Perlu arahan yang tepat sasaran agar anak-anak berkembang dan anak-anak PAUD merupakan kelompok bermain dan yang perlu pembinaan dan arahan serta motivasi kita sehingga pengembangan potensi dirinya sesuai. Mereka bukan anak sekolah SD yang butuh dijelaskan ini budi, serta lima tambah satu sama dengan berapa,” jelasnya.

Sementara itu disebutkan pemateri untuk pelaksanaan kegiatan peningkatan mutu pembelajaran guru TK dan PAUD dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Aceh.

[PM005]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sukses Pecahkan Rekor Dunia, Tari Saman Gayo akan Tampil Keliling Eropa
Ribuan penari laki-laki tampil pada pagelaran tari tradisional Saman massal di stadion Seribu Bukit, Blang Kejeren, Gayo Lues, Aceh, Minggu (13/8/2017). Pagelaran Tari Saman yang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia tak benda itu diikuti 12.262 peserta dari berbagai komponen masyarakat termasuk PNS, aparat TNI/Polri. Menurut catatan Museum Rekor Indonesia (MURI), peserta yang ikut berjumlah 12.262 orang, memecahkan 'rekor tarian kolosal dengan penari terbanyak di dunia'. Di tahun 2014, rekor serupa hanya diikuti oleh 5.057 penari.

Sukses Pecahkan Rekor Dunia, Tari Saman Gayo akan Tampil Keliling Eropa

WhatsApp Image 2021 01 16 at 23 47 57
Kondisi rumah penduduk di Gampong Wihni Durin, Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah yang rusak diterjang banjir bandang, Sabtu (16/1/2021). (Dok. BPBA)

Banjir Bandang Hantam Rumah dan Jembatan di Bener Meriah

Tahun Depan Warga Lesten Merdeka
Ali Yusnji Sahri berdiri di depan Jonder yang masuk ke dalam kubangan yang dalam saat melintasi jalan menuju Desa Lesten. foto ist

Tahun Depan Warga Lesten Merdeka

Lintas Gayo Lues – Aceh Tengah Lumpuh
Alat berat membantu mengevakuasi mobil tanki pembawa bahan bakar minyak yang tersangkut di jalan Gayo Lues menuju Aceh Tengah . foto IST

Lintas Gayo Lues – Aceh Tengah Lumpuh