PM, Aceh Besar – Pemkab Aceh Besar menggelar turnamen Bola Voli Piala Bupati Aceh Besar, mulai tanggal 11-19 Oktober 2019, di lapangan Indoor Gedung A Jantho Sport City (JSC).

Dalam konferensi pers di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Rabu (8/10), Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali menjelaskan turnamen ini dalam peringatan hari Sumpah Pemuda. Peserta turnamen akan memperebutkan Piala Bupati dengan total hadiah Rp110 juta.

“Memang turnamen tahun ini masih di tingkat kabupaten, namun nanti akan banyak pemain kelas Pro Liga yang akan ikut bertanding,” katanya.

Turnamen Voli Piala Bupati Aceh Besar ini diikuti oleh delapan tim dari Aceh dan Sumatera Utara (Sumut), yakni tim PBVSI Sumut, Bank Aceh Syariah, PBVSI Bireuen, LVC Lamsidaya Aceh Besar, Renvil Lamlumpu Aceh Besar, Matador VC Banda Aceh, Akademi Singapore Lhokseumawe, dan Sanggamara Kodam Iskandar Muda.

Ia juga menambahkan, di tahun depan, pihaknya berencana menggelar turnamen yang sama, namun akan memperebutkan piala bergilir Bupati Aceh Besar.

“Ke depan akan kita coba gelar skala nasional, dengan harapan olahraga yang banyak diminati warga Aceh Besar ini bisa semakin berkembang,” tandasnya.

Sedangkan Mukhtar Syamaun, panitia penyelenggara menyebutkan, hadiah kepada pemenang berupa uang dengan rincian masing-masing, juara I sebesar Rp 50 juta, juara II memperoleh Rp 30 juta, juara III Rp 20 juta dan juara IV akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 10 juta.

Rencananya pertandingan pembuka pada Jumat (11/10) malam, laga pertama PBVSI Sumut versus PBVSI Bireuen dan laga kedua Akademi Singapore Lhokseumawe vs Renvil Lamlumpu Aceh Besar.

Sementara itu, Ketua KNPI Aceh Besar, Rahmat Aulia mengatakan, selain turnamen Voli, bahwa nantinya pada tanggal 25-27 Oktober 2019, pihaknya akan menggelar Kemah Pemuda Aceh Besar tahun 2019 yang akan diikuti sebanyak 500 pemuda/i yang berasal dari utusan OKP dan Paguyuban Kecamatan se-Aceh Besar.

“Nantinya, dalam agenda ini, akan ada dialog interaktif ‘Pemuda Bertanya, Bupati Menjawab’ yang akan ditutup dengan upacara sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 2019,” katanya.

Ia juga menambahkan, bahwa kegiatan ini sudah pernah diadakan tahun 2018 lalu.

“Tahun lalu, kita sudah berhasil melaksanakan kemah pemuda, maka itu, kami berharap kegiatan ini agar bisa dipatenkan menjadi agenda tahunan pemerintah, yang bertujuan memajukan kualitas dan kapasitas juga untuk membangun karakter pemuda/i Aceh Besar,” tandasnya. [*]

Komentar