Banda Aceh—Tingkat penghunian kamar hotel berbintang di Provinsi Aceh pada Maret mencapai 45,18 persen, atau naik sebesar 3,57 poin dibanding TPK Februari 2012.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh Syech Suhaimi di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan bahwa kenaikan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Aceh itu menyusul tingginya pemanfaatan jasa perhotelan oleh instansi pemerintahan dan swasta pada bulan itu.

“Adanya kegiatan sejumlah lembaga pemerintah dan nonpemerintah di beberapa hotel pada bulan Maret mengakibatkan jumlah pemanfaatan jasa perhotelan meningkat di Aceh,” katanya.

Ia mengatakan bahwa rata-rata lama menginap tamu asing pada hotel berbintang di provinsi berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa itu lebih tinggi dibanding tamu Nusantara yang berkunjung ke provinsi itu.

Disebutkan Syech Suhaimi, rata-rata lama menginap tamu asing pada hotel berbintang selama 2,87 hari dan tamu Nusantara hanya 1,96 hari sehingga total penginapan hotel pada bulan itu mencapai 2,0 hari.

Syech Suhaimi mengatakan bahwa kenaikan tersebut juga terjadi pada TPK akomodasi lainnya, yakni sebesar 33,44 persen atau sebesar 2,99 persen dibanding pada bulan Februari 2012.

Ia menyebutkan rata-rata lama menginap tamu asing di akomodasi lainnya, yakni 2,96 hari dan tamu Nusantara 2,09 hari sehingga total penginapan pada akomodasi lainnya selama 2,10 hari.

“Artinya, rata-rata tamu yang menginap pada TPK hotel berbintang lebih rendah jika dibanding dengan penginapan akomodasi lainnya pada bulan Maret 2012,” demikian kata Suhaimi.[ant]

Komentar